HCML Perkuat Sinergi Pasokan Gas Untuk Industri Pupuk Nasional Melalui Amandemen Kontrak Lapangan MDA-MBH
Redaksi - Thursday, 28 May 2026 | 01:50 AM


salsabilafm.com - Di sela-sela perhelatan akbar Indonesia Petroleum Association (IPA) Convex 2026, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) resmi menandatangani Amendemen Ketiga Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) untuk Lapangan MDA-MBH di Wilayah Kerja Madura Strait bersama PT Petrokimia Gresik (PKG).
Penandatanganan yang berlangsung pada Rabu (20/5/2026) ini menandai langkah strategis kedua belah pihak dalam memperkuat kepastian pasokan energi bagi industri pupuk nasional, sekaligus menyesuaikan komersialisasi gas bumi dengan perkembangan operasional terkini. Kesepakatan baru ini merupakan kelanjutan dari kemitraan jangka panjang yang telah berjalan solid sejak tahun 2015.
"Penyesuaian dalam amendemen ini dilakukan seiring dengan dinamika operasional dan meningkatnya kebutuhan gas bumi yang andal guna mendukung kelangsungan produksi pupuk," ujar VP Marketing, Legal & Business Support HCML, Wahyudin Sunarya.
Melalui amendemen terbaru ini, dilakukan optimasi Jumlah Kontrak Harian (JKH) yang bersumber dari Lapangan MDA-MBH kepada PKG, di mana alokasi volume pasokan ditingkatkan dari sebelumnya sebesar 85 MMSCFD menjadi 105 MMSCFD untuk periode tahun 2026. Langkah optimalisasi volume ini merupakan komitmen HCML dalam memastikan pemenuhan kebutuhan bahan baku industri vital nasional secara berkelanjutan. Selanjutnya, volume pasokan akan disesuaikan secara bertahap hingga akhir masa kontrak pada Oktober 2032.
Selain penyesuaian volume kontrak, poin penting lain dalam kemitraan ini adalah penerapan mekanisme harga gas berbasis formula dinamis yang terhubung ke pasar amoniak dan urea internasional. Formula ini dirancang secara berimbang guna memberikan insentif keekonomian yang sehat bagi keberlanjutan investasi hulu migas, sekaligus menjaga daya saing industri hilir domestik.
HCML memahami sepenuhnya bahwa kesinambungan pasokan gas bumi dari Wilayah Kerja Madura Strait memiliki peran krusial bagi operasional PKG, khususnya dalam mengemban tugas pemerintah untuk pemenuhan pupuk nasional demi menjaga ketahanan pangan Indonesia.
"Persetujuan atas Amendemen Ketiga ini telah memperoleh dukungan penuh dari SKK Migas. Kami sangat mengapresiasi peran aktif dan asistensi SKK Migas yang terus mengawal proses evaluasi komersial ini sehingga kesepakatan dapat dieksekusi secara resmi di momen berharga IPA Convex 2026," tambah Wahyudin.
Melalui momentum amendemen ini, HCML dan PT Petrokimia Gresik kembali menegaskan komitmen bersama untuk saling mendukung ketahanan energi dan pangan nasional, sekaligus membuktikan bahwa sinergi yang kokoh antara sektor hulu migas dan sektor industri strategis hilir merupakan motor penggerak stabilitas ekonomi Indonesia. (*)
Next News

Warga Bangkalan Temukan Bayi Perempuan Menangis di Teras Toko
7 hours ago

Pura-pura Tanya Alamat, Pria Tak Dikenal di Bangkalan Diduga Lecehkan Siswi
7 hours ago

HCML Tuan Rumah GCM ke-336, Perkuat Koordinasi Pasokan Gas Jawa Timur–Jawa Tengah
36 minutes ago

Bupati Sampang Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor
a day ago

Ratusan Mahasiswa UTM Datangi Kantor Pemkab Bangkalan, Tuntut Perlindungan Usai Kasus Pembegalan
a day ago

Mobil Terbakar di Pintu Keluar SPBU Pamekasan, Warga: Ada Jeriken Isi BBM
a day ago

Identitas Pria yang Ditemukan Meninggal di Bukit Plakpak Pamekasan Terungkap
a day ago

Pemerintah Sebut Aspirasi Mahasiswa pada Demonstrasi 28 Oktober Jadi Prioritas Kebijakan
a day ago

Kejari Periksa Eks Pj Bupati Sampang dalam Kasus Dugaan Korupsi Proyek SMP
2 days ago

Satreskrim Polres Sampang Ingatkan Ancaman 6 Tahun Penjara bagi Penyalahgunaan BBM Subsidi
2 days ago


