Harga Ikan Asin di Sampang Tembus Rp80 Ribu per Kilogram, Pembeli: Lebih Mahal dari Ayam
Ach. Mukrim - Sunday, 09 August 2026 | 06:11 AM


salsabilafm.com - Harga ikan asin di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, mengalami kenaikan hingga mencapai Rp80 ribu per kilogram. Kenaikan itu dipicu cuaca buruk yang membuat aktivitas nelayan terganggu dan pasokan berkurang.
Ruqoyyah, konsumen Pasar Srimangunan mengaku syok karena anggaran belanja yang biasanya cukup untuk membeli satu kilogram ayam, kini justru tidak mampu membeli satu kilogram ikan asin jenis teri yang harganya terus meroket.
"Sekarang mau makan ikan asin saja rasanya sudah seperti mengonsumsi makanan mewah karena harganya jauh lebih mahal dari pada ayam satu kilogram yang hanya Rp 45.000," katanya, Minggu (9/8/2026).
Pedagang ikan asin di Pasar Srimangunan, Khodijah mengatakan, harga ikan asin yang sebelumnya berada di kisaran Rp50 per kilogram, kini naik menjadi sekitar Rp80 ribu per kilogram.
"Kenaikan harga dipengaruhi cuaca buruk yang membuat aktivitas nelayan terganggu dan berdampak pada berkurangnya pasokan ikan sebagai bahan baku ikan asin," katanya.
"Ikan dari nelayan sekarang lebih mahal karena pasokannya sedikit. Kami sebagai pedagang akhirnya ikut menaikkan harga jual," ujarnya.
Menurutnya, kondisi itu sangat berdampak pada omset daganganya. Sebagian konsumen mulai mengurangi jumlah pembelian karena harga ikan asin lebih mahal dibandingkan harga ayam yang dipatok hanya Rp45 ribu per kilogram.
"Kalau biasanya pembeli mengambil satu kilogram, sekarang banyak yang mengurangi. Ada yang hanya membeli setengah kilogram atau seperempat kilogram," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pasar Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Sampang, Ach. Subairi, mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan ketersediaan sejumlah komoditas di pasar.
Menurut Subairi, kenaikan harga ikan asin perlu mendapat perhatian. Sebab, berkaitan dengan ketersediaan bahan baku dan kondisi cuaca yang memengaruhi aktivitas nelayan.
"Kami terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan komoditas di pasar. Untuk ikan asin, kenaikan harga salah satunya dipengaruhi oleh pasokan ikan dari nelayan yang berkurang akibat kondisi cuaca," kata Subairi.
Dia berharap, kondisi cuaca segera membaik sehingga aktivitas nelayan kembali normal dan pasokan ikan sebagai bahan baku ikan asin dapat meningkat.
"Harapannya, ketika cuaca sudah membaik, aktivitas nelayan kembali normal sehingga pasokan ikan bertambah dan harga bisa kembali stabil," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Erupsi Gunung Anak Krakatau, 7 Bandara Hentikan Operasional Penerbangan hingga Tengah Malam
9 hours ago

Prabowo Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau
13 hours ago

4 Gunung Api di Indonesia Erupsi Bersamaan Pagi Ini
13 hours ago

Kebakaran 5 Hektare Lahan di Bangkalan, Asap Tebal Masuk Permukiman
13 hours ago

Empat Pejabat Baru Sumenep Dilantik, Bupati Fauzi Titip Sejumlah PR Penting
a day ago

Antre Pertalite Berjam-jam, Puluhan Pemotor Pilih Berteduh Akibat Cuaca Panas
a day ago

Hanya Dihadiri 16 Anggota, Paripurna DPRD Sampang Kembali Ditunda
2 days ago

Gara-gara Minta Uang, Pria di Sampang Diduga Pukul Ibu hingga Bakar Rumah
3 days ago

Nahas! Pickup Tabrak Fuso Saat Diduga Menyalip, Tangan Pengemudi di Sampang Putus
3 days ago

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Bangkalan
3 days ago




