Gegara Sengketa Lahan, Puluhan Siswa SDN 4 Gulbung Terpaksa Belajar di Gubuk
Ach. Mukrim - Friday, 24 January 2025 | 03:28 PM


salsabilafm.com – Puluhan siswa SDN 4 Gulbung, Pengarengan, Sampang terpaksa melakukan aktivitas belajar di sebuah gubuk. Penyebabnya, tanah yang digunakan masih dalam sengketa ahli waris.
Kepala Sekolah SDN 4 Gulbung, Pengarengan, Ahmad Muhtadir menjelaskan, pada sekitar tahun 1975 pemerintah setempat memberikan tanah pecaton sebagai ganti dari tanah milik Musaffa untuk dibangun sekolah dasar.
"Namun, pada tahun 2010 saat pemilik tanah meninggal, pihak ahli waris melakukan gugatan kepada pemerintah lantaran tanah pecaton itu belum bersertifikat," katanya kepada salsabilafm.com, Jum'at (24/1/2025).
Pihak ahli waris sempat melakukan penyegelan selama kurang lebih tiga hari sebagai tekanan kepada pemerintah untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut.
"Tapi setelah itu, pihak ahli waris membuka kembali dengan syarat tidak boleh ada rehabilitasi bangunan," jelasnya.
Dia mengungkapkan, pemerintah telah melakukan berbagai upaya mediasi dengan pihak ahli waris guna menemukan solusi terkait tanah tersebut.
"Pada akhir tahun 2022, sempat ada kesepakatan dari pihak ahli waris untuk menjual tanah seharga 600 juta rupiah, tapi saat proses tanda tangan mereka menaikkan harga menjadi 1 miliar," ungkapnya.
Tak sampai disitu, masalah baru pun terjadi saat kedua ahli waris berbeda pendapat atas nama sertifikat tanah yang akan diganti oleh pemerintah.
"Sekarang masalahnya berbeda lagi, pihak ahli waris yang satunya meminta tanah pengganti atas nama dua orang sedangkan pihak lain minta atas nama tiga orang," tuturnya.
Hingga saat ini, belum ada kesepakatan dari para ahli waris terkait nama didalam sertifikat tanah pengganti itu.
"Semoga cepat ada kesepakatan dari para ahli waris, karena yang jadi korban anak-anak dan juga guru," harapnya. (Syad)
Next News

30 Siswa Sekolah Rakyat Pamekasan Bakal Ditempatkan di Sampang
11 hours ago

Mobil Dinas Diduga Dipakai Warga Sipil, Begini Tanggapan Kepala Bapperida Pamekasan
11 hours ago

Kunjungi KPID Jatim, Salsabila FM Perkuat Komitmen Penyiaran Sehat dan Transformasi Digital
11 hours ago

Korlantas Polri Tunda Operasi Patuh 2026, Konsen Hari Bhayangkara
2 days ago

Pemkab Pamekasan Perbaiki Data Penerima Bansos PKH, Kadinsos: 45 Persen Salah Sasaran
2 days ago

BGN Batasi Maksimal 6 Dapur MBG Per Kecamatan, Ini Kata Korwil SPPG Sumenep
2 days ago

Satgas MBG Bangkalan: Per Hari Ini Ada 14 Dapur Berhenti Sementara
2 days ago

Sejumlah Jabatan Strategis di Pemkab Sampang Kosong, BKPSDM Tunggu Proses dan Kemampuan Anggaran
2 days ago

PKL di Sampang Akan Dikenakan Retribusi, Proyeksi PAD Capai Rp32,1 Juta
2 days ago

Isi BBM Subsidi ke Jeriken Tak Sesuai Barcode, SPBU di Sampang Disanksi Pertamina
a day ago




