Diguyur Hujan Lebat, Jalan di Karang Penang Sampang Amblas
Syabilur Rosyad - Tuesday, 13 January 2026 | 08:51 AM


salsabilafm.com - Akses utama warga di Dusun Dubaja, Desa Karangpenang Onjur, Kecamatan Karangpenang, Kabupaten Sampang, Madura, terputus total setelah diterjang longsor, Selasa (6/1/2026).
Peristiwa itu dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah setempat selama berjam-jam sejak malam hingga pagi hari.
Badan jalan yang berada di tepi tebing amblas ke bawah akibat runtuhnya struktur tanah, sehingga jalur penghubung antar desa itu tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Mahrus, warga setempat, mengatakan longsor terjadi secara tiba-tiba setelah hujan dengan intensitas tinggi berlangsung cukup lama. Menurutnya, air hujan terus menggerus tanah di sisi jalan hingga tebing kehilangan daya tahan.
"Hujan deras turun berjam-jam sejak malam. Air terus menggerus tanah di sisi jalan sampai tebingnya tidak kuat menahan beban, akhirnya jalan ini ambruk dan sama sekali tidak bisa dilewati," ujar Mahrus, Selasa (13/1/2026).
Akibat kejadian tersebut, aktivitas warga lumpuh. Akses utama yang biasa digunakan masyarakat untuk ke pasar, sekolah, dan layanan kesehatan kini terputus total. Warga terpaksa memutar melalui jalur alternatif dengan jarak tempuh lebih jauh, bahkan sebagian memilih menunda aktivitas.
Mahrus menambahkan, jalan yang longsor itu memiliki peran vital bagi kehidupan warga setempat. Selain sebagai jalur distribusi hasil pertanian, akses tersebut juga dilalui anak-anak sekolah dan warga yang membutuhkan pertolongan medis.
"Kalau jalan ini tidak bisa dilewati, dampaknya sangat besar bagi warga. Hampir semua aktivitas sehari-hari bergantung pada akses ini," ujarnya.
Dia menyebutkan, kerusakan jalan telah terjadi sekitar lima hari terakhir. Namun hingga kini belum terlihat adanya penanganan serius di lokasi. Warga pun berharap pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan serta upaya pencegahan agar longsor serupa tidak kembali terjadi.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sampang, Fajar Arif, memastikan pihaknya akan segera melakukan peninjauan ke lokasi bersama tim teknis.
"Ini termasuk bencana alam yang harus ditangani secepatnya. Kami akan cek langsung kondisi di lapangan, melakukan pengukuran, dan menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran untuk penanganan lanjutan," jelasnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada.
"Curah hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi di wilayah Karangpenang dan sekitarnya, yang dapat memicu longsor susulan," tutupnya. (Syad)
Next News

Kemenag Akan Berantas Kekerasan di Lingkungan Pesantren
6 hours ago

Kemendikdasmen Dapat Tambahan Rp28 Triliun, PPPK Paruh Waktu Beralih Penuh Waktu
6 hours ago

Rumah Sakit Daerah di Jatim Diminta Siaga Hadapi Kenaikan Influenza A dan ISPA
6 hours ago

Kecelakaan Beruntun di Blega Bangkalan, 1 Pemotor Meninggal
6 hours ago

3 PMI Nonprosedural Asal Bangkalan Dideportasi Usai Ditahan di Malaysia
a day ago

Bupati Bangkalan Tinjau Sumber Mata Air Desa Mandung
a day ago

KPM Mengaku Tak Pernah Pegang KKS, Penyaluran Bansos PKH di Sampang Dikeluhkan Warga
a day ago

NIK Didorong Jadi Identitas Tunggal untuk Berbagai Layanan Publik
a day ago

Prabowo Mau Olah Batu Bara Rendah Kalori Jadi BBM
a day ago

Nusron Emosional Saat Ditanya Evaluasi Kasus HGB Summarecon
20 hours ago


