Tanya Perkembangan Penanganan Kasus Penganiayaan, Pelapor Datangi Unit PPA Polres Sampang
Ach. Mukrim - Thursday, 04 April 2024 | 07:31 PM


salsabilafm.com– Keluarga Nadiya, 20, mendatangi Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Sampang. Mereka mendesak polisi profesional menangani kasus yang mereka laporkan, Kamis (4/4/2024).
Nadiya menceritakan, semula berada di luar area SDN Temoran 2 Kecamatan Omben, Sampang, untuk mengantarkan adiknya sekolah pada Selasa (27/2) pukul 09.00. Kemudian, terlapor Mat Jasid terlihat sedang mondar-mandir di sekitarnya.
"Kemudian, terlapor menanyakan dengan suara keras siapa yang memaki anaknya. Saya jawab, bukan saya, Pak. Kemudian, saya langsung ditampar oleh terlapor dengan tangan kanannya," katanya.
Menurutnya, karena pipi kirinya ditampar terlapor, dia langsung pusing. Terlapor kemudian menghardiknya.
"Dia (terlapor) sempat mau memukul lagi, tapi oleh warga masih bisa dilerai. Padahal yang memaki-maki lebih dulu adalah anak terlapor itu," katanya.
Tidak terima dengan perlakuan tersebut, Nadiya melaporkan terlapor ke Satreskrim Polres Sampang.
Terlapor diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan sebagaimana diatur dalam Pasal 352 UU Nomor 1 Tahun 1946. "Saya minta terlapor diproses hukum," terangnya.
Nadiya menerangkan, laporan tersebut sudah disampaikan kepada polisi pada Selasa (27/2). Namun, tidak kunjung menerima surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP).
"Kami mendatangi Satreskrim Polres Sampang karena tidak ada kejelasan. Polisi menyuruh menunggu," terangnya.
Kasihumas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidie belum bisa memberikan keterangan secara detail terkait perkembangan penanganan perkara tersebut.
Sebab, saat dihubungi melalui sambungan telepon selulernya, yang bersangkutan tidak merespons.
Next News

Geografi Pulau Madura: Mengulas Kondisi Alam dan Potensi Produksi Garam Nasional
14 days ago

Bonus Atlet Sampang Tertunda, Disporabudpar Sebut Anggaran Hibah Tak Mencukupi
5 months ago

Bonus Tak Kunjung Terwujud, Atlet Sampang Kecewa
5 months ago

Muhlis, Atlet Catur Tunarungu Asal Sampang Raih 3 Medali di SEA Deaf Games 2025
6 months ago

Wakili Indonesia, Atlet Catur Disabilitas Asal Sampang Siap Beraksi di SEA Deaf Games 2025
6 months ago

Mahasiswa di Pamekasan Sosialisasikan Anti Perundungan ke Sekolah
6 months ago

Target Tingkatkan IPM, DPRD Sampang Usulkan Santri Dapat Ijazah Kesetaraan
6 months ago

Gelar Kongres Tahunan, PSSI Sampang Fokus Wujudkan Pelatih Berlisensi
6 months ago

Kokohkan Sinergitas dengan Pemerintah, PKL GOR Indoor Sampang Lakukan Rapat Evaluasi.
6 months ago

Tajin Sappar, Bubur Tradisional Simbol Solidaritas dan Ungkapan Syukur Masyarakat Madura
6 months ago





