Tampung Keluhann Masyarakat, Pemkab Sampang Luncurkan Aplikasi ‘Lapor MBG'
Ach. Mukrim - Saturday, 15 November 2025 | 04:12 PM


salsabilafm.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang terus mengawal realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu langkah terbaru adalah, menyediakan aplikasi "Lapor MBG" untuk menampung aspirasi dan keluhan masyarakat terkait program MBG di Kota Bahari.
Sekretaris Satgas MBG, Sudarmanta, menjelaskan bahwa aplikasi ini sengaja diluncurkan oleh Pemkab Sampang melalui Satgas MBG untuk mempermudah masyarakat menyampaikan semua permasalahan terkait MBG.
"Semua keluhan tentang MBG bisa disampaikan melalui aplikasi Lapor MBG tersebut," ujarnya, Sabtu (15/11/2025).
Menurutnya, saat ini, aplikasi tengah disempurnakan agar terkoneksi dengan semua Sekolah Penyedia Program Gizi (SPPG) di Kota Bahari. Dengan demikian, keluhan dari masing-masing SPPG bisa langsung diketahui oleh pihak terkait, termasuk kepala SPPG, bagian dapur, hingga ahli gizi.
Aplikasi ini dibuat untuk memastikan realisasi MBG tepat sasaran, sehingga program ini aman dan bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, aplikasi ini juga diharapkan dapat mengantisipasi konflik antar SPPG terkait kuota murid. Pihaknya berharap, aplikasi ini dapat dimanfaatkan secara maksimal.
"Semua kekurangan akan kami perbaiki. Sehingga, MBG di Kabupaten Sampang nanti benar-benar bermanfaat untuk masyarakat," ungkapnya.
Hingga kini, jumlah SPPG di Kabupaten Sampang tercatat sebanyak 53, dengan target mencapai 92 SPPG. Artinya, masih ada 39 SPPG yang perlu dibangun. Pihaknya mengimbau semua pemilik SPPG untuk mengedepankan kepentingan masyarakat dan tidak melihat MBG sebagai proyek semata.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Sampang Mahfud mengatakan, langkah Pemkab Sampang dengan menyediakan aplikasi tersebut sudah tepat. Ke depan, masyarakat bisa menyampaikan keluhannya secara langsung melalui aplikasi tersebut.
"Kami berharap warga jangan pernah takut untuk melapor melalui aplikasi yang disediakan oleh pemkab. Identitas pelapor akan dirahasiakan oleh Pemkab Sampang," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Sempat Tertunda, 2 JCH Sampang Akhirnya Berangkat ke Tanah Suci
11 hours ago

Ribuan Nelayan di Sampang Belum Terdaftar Program Jamsostek
11 hours ago

Seorang Perempuan Melahirkan di Bus saat Perjalanan dari Solo ke Pamekasan
15 hours ago

Pejalan Kaki Meninggal Dunia, Diduga Ditabrak Motor di Jembatan Suramadu
15 hours ago

2 Rumah Warga Torjun Sampang Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta
15 hours ago

Tambang Galian C di Pamekasan Longsor, Dump Truck Tertimbun Material Tanah
15 hours ago

Jelang Iduladha, Harga Kambing Kurban di Sumenep Naik
15 hours ago

Hasani Utsman: Kebijakan Pasien PAPS Tak Dijamin BPJS Merugikan Secara Finansial, Sosial dan Kultural
a day ago

Soroti Dasar Hukum PAPS, MUI Sampang: Jangan Sampai Kebijakan Ini Menyusahkan Rakyat Miskin
a day ago

BPJS Sampang Tegaskan Pasien Kondisi Kritis Tetap Bisa Dijamin Meski PAPS
a day ago



