Perbaikan Jembatan Suramadu Dimulai 27 Agustus 2026
Redaksi - Thursday, 27 August 2026 | 12:13 PM


salsabilafm.com – Jembatan Suramadu sisi Madura KM 2,9 akan dilakukan perbaikan pada Kamis (27/8/2026). Selama pengerjaan, arus lalu lintas tetap dibuka, namun terjadi penyempitan jalur.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan, IPDA Akhmad Jauhari, mengatakan, pekerjaan dimulai sekitar pukul 11.00 WIB, setelah kegiatan selamatan di kawasan Suramadu.
"Pengerjaan mulai besok, diperkirakan jam 11 siang. Karena jam 10 itu masih ada acara selamatan di Suramadu," kata Jauhari, Rabu (26/8/2026) malam.
Perbaikan hanya dilakukan pada satu titik di KM 2,9, tepat pada bagian yang menggunakan plat besi dan selama ini menimbulkan bunyi saat dilewati kendaraan. Plat tersebut akan dibongkar karena bagian baja di bawahnya mengalami kerusakan.
"Di bawahnya, besi baja kotak-kotak itu patah. Jadi itu diganti semuanya, diganti baru," jelasnya.
Untuk sementara, sebagian ruas ditutup dan kendaraan tetap bisa melintas melalui satu jalur. Dari arah Surabaya menuju Madura, bagian yang dikerjakan lebih dulu adalah sisi kiri yang berada dekat jalur darurat dan jalur sepeda motor.
Penyempitan tersebut akan berlangsung selama proses perbaikan yang diperkirakan selesai sekitar Oktober 2026. Pengerjaan dilakukan bertahap dari satu bagian ke bagian berikutnya.
Satlantas Polres Bangkalan menyiapkan empat personel untuk pengamanan pada hari pertama. Jika terjadi kepadatan, jumlah personel akan ditambah. Pihak pelaksana juga menyiapkan sekitar 10 flagman untuk membantu pengaturan lalu lintas.
Rambu peringatan akan dipasang sekitar satu kilometer sebelum lokasi perbaikan. Pelaksana juga diminta memasang lampu LED pada malam hari agar lokasi pekerjaan terlihat oleh pengguna jalan.
Jauhari mengimbau pengendara mengikuti rambu dan arahan petugas selama melintas di lokasi perbaikan.
"Imbauan kami kepada masyarakat intinya tertib berlalu lintas, mengikuti arahan petugas dan berjalan sesuai jalurnya. R2 sudah ada jalur khusus, jangan sampai masuk ke jalur mobil karena itu sangat membahayakan," pungkasnya. (*)
Next News

Peserta Muktamar NU 2026 Dipantau Pakai Chip dan AI
6 hours ago

Muktamar ke-35 NU, PCNU Sampang Serahkan Usulan AHWA Bersegel
in 5 hours

Tiba di Jombang, PCNU Sampang Siap Ikuti Muktamar ke-35 NU
in 4 hours

Pria Asal Bangkalan Ditemukan Mengambang di Perairan Teluk Lamong Surabaya
19 hours ago

Polresta Sumenep Ringkus 7 Tersangka dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026
19 hours ago

Polisi Temukan Perbedaan Manifes KMP Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar di Sumenep
19 hours ago

Kecelakaan Beruntun di Sampang, Truk Box dan Minibus Masuk Sawah
2 days ago

BIAS di Sampang Diperpanjang hingga September, Cakupan Imunisasi Masih Rendah
2 days ago

Air PDAM Sampang Asin dan Berbau Sejak 2023, Hampir 1.000 Pelanggan Terdampak
3 days ago

Komisi III DPRD Sampang Minta Pokir PJU Rp15 Miliar Dikaji Ulang, Ini Alasannya
3 days ago



