Misteri Pria Gantung Diri di Sampang Terungkap, Tak Mampu Penuhi Biaya Berobat Anak Pemicunya
Ach. Mukrim - Friday, 10 May 2024 | 12:16 PM


salsabilafm.com– Misteri kematian pria yang ditemukan mati gantung diri di atas pohon jati di Dusun Bicabbih, Desa Samaran, Tambelangan, Sampang telah terungkap.
Kejadian yang sempat membuat geger masyarakat dan viral di media sosial, Jumat (10/5/2024) itu, menemui titik terang setelah petugas kepolisian melakukan serangkaian penyelidikan.
Pria yang tewas dengan kondisi mengenaskan tersebut, berinisial S usia 38 tahun, asal warga Desa Karyamukti, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Kasi Humas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidie mengungkapkan, inisial S ditemukan tewas oleh warga, pada hari Selasa (07/05/2024) sore kemarin, sekira pukul 15:00 wib.
"Korban ngekost di Jrengik, sehari-hari berprofesi sebagai penjual asesoris dan mainan, berkeliling menggunakan sepeda motor di wilayah Tambelangan," ungkapnya.
Eks anggota Polsek Sokobanah ini menjelaskan, dari hasil penyelidikan mulai dari meminta keterangan keluarga dan teman kerja korban, diduga korban mengalami depresi.
"Korban sudah tiga bulan bekerja sebagai penjual asesoris dan mainan dengan cara keliling. Korban mempunyai dua orang anak, dalam kondisi sakit," ungkap Dedy.
Kata Dedy, anak korban menderita penyakit jantung bocor dan lahir prematur, sehingga membutuhkan dana cukup banyak untuk biaya pengobatan.
"Karena masalah ekonomi itulah, korban sering murung dan bahkan terkadang mengasingkan diri. Atas kejadian itu, menjadi duka berat bagi keluarga korban," ucapnya.
Perwira Polres Sampang ini menambahkan, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan tim Inafis, hanya ditemukan luka jeratan tali pada leher korban.
"Pihak keluarga korban menerima atas kejadian itu sebagai musibah, dan tidak akan mempermasalahkan peristiwa meninggalnya inisial S tersebut dikemudian hari," pungkas Dedy.
Untuk diketahui, di sekitar lokasi kejadian, tepatnya di area semak-semak pohon jati, ditemukan sepeda motor lengkap dengan barang dagangannya yang digunakan korban untuk berjualan keliling.
Next News

Geografi Pulau Madura: Mengulas Kondisi Alam dan Potensi Produksi Garam Nasional
4 days ago

Bonus Atlet Sampang Tertunda, Disporabudpar Sebut Anggaran Hibah Tak Mencukupi
5 months ago

Bonus Tak Kunjung Terwujud, Atlet Sampang Kecewa
5 months ago

Muhlis, Atlet Catur Tunarungu Asal Sampang Raih 3 Medali di SEA Deaf Games 2025
5 months ago

Wakili Indonesia, Atlet Catur Disabilitas Asal Sampang Siap Beraksi di SEA Deaf Games 2025
6 months ago

Mahasiswa di Pamekasan Sosialisasikan Anti Perundungan ke Sekolah
6 months ago

Target Tingkatkan IPM, DPRD Sampang Usulkan Santri Dapat Ijazah Kesetaraan
6 months ago

Gelar Kongres Tahunan, PSSI Sampang Fokus Wujudkan Pelatih Berlisensi
6 months ago

Kokohkan Sinergitas dengan Pemerintah, PKL GOR Indoor Sampang Lakukan Rapat Evaluasi.
6 months ago

Tajin Sappar, Bubur Tradisional Simbol Solidaritas dan Ungkapan Syukur Masyarakat Madura
6 months ago





