Kisah Nyai di Sampang Bermimpi Bagun Kantor Muslimat NU Bermodal Koin
SalsabilaNews - Saturday, 23 July 2022 | 11:27 PM



Setelah tujuh tahun lamanya menjabat mulai dari tahun 2015 hingga 2022, Nyai Hj. Nur Kautsar Muhtaram kembali terpilih menjadi Ketua Pengurus Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sampang masa bakti 2022-2027.
Dirinya terpilih secara aklamasi pada rapat pleno yang dipimpin oleh Tim Formatur Pengurus Wilayah (PW) Muslimat NU Jawa Timur dalam Konferensi Cabang (Konfercab) ke-9 Muslimat di Hotel Camplong Sampang, Sabtu (23/7/2022) siang.
"Menurut saya jabatan itu tidak perlu kita minta, tapi tatkala kita dipercaya, kita tidak boleh menolak dalam berkhidmat di Nahdlatul Ulama. Mudah-mudahan do'a pimpinan pusat dan wilayah selalu menyertai langkah kita kedepan, insyaallah saya siap dengan do'a semuanya," ucap Nyai Kautsar.
Setelah resmi ditetapkan, Nyai Kautsar Muhtaram menyampaikan keinginannya untuk memajukan Muslimat Sampang sejajar dengan PC Muslimat se- Jawa Timur serta merealisasikan semua program yang ada atau sudah tertera di anggaran dasar rumah tangga (ADRT).
"Kita ingin semua bekerja dan bisa bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sampang untuk melaksanakan program-program itu, karena tanpa bantuan pihak luar, pemerintah utamanya, Muslimat tidak ada apa-apanya," tuturnya.
Perempuan asal Sreseh Sampang itu mengungkapkan bahwa Muslimat Sampang memiliki Satgas Anti Narkoba di masing-masing kecamatan. Ia berharap Satgas tersebut mendapat perhatian lebih dari Pemerintah, Dinas Kesehatan, dan pihak berwenang lainnya.
"Satgas Muslimat Nahdlatul Ulama ini sudah banyak merehab para pecandu narkoba, ada yang dikirim ke Menur dan ada juga yang direhab mandiri di rumah, dan alhamdulillah semuanya diberi kesehatan dan kenormalan kembali," tuturnya.
Selain itu, Muslimat NU juga ingin mewujudkan mimpi mempunyai Kantor Muslimat dengan tanah hak milik, karena kantor yang ditempati saat ini hanya hak pakai dan sebenarnya sudah diminta oleh pemerintah meski pemerintah juga sudah menyiapkan gantinya.
Tetapi, lanjut Nyai Kautsar, semua Pengurus Cabang Muslimat Sampang sangat berkeinginan untuk memiliki tanah hak milik supaya tidak dipindah dan dipindah lagi, karena sebetulnya Muslimat sudah merasa nyaman dengan kantor yang ditempati saat ini.
Untuk mewujudkan itu, Muslimat NU sejauh ini sudah berusaha mandiri dengan cara mengumpulkan koin menyisihkan sedikit demi sedikit rejeki. Sedangkan untuk dari pihak luar belum ada. "Kita juga membuat kotak amal yang ditaruh di toko-toko, setiap bulan kita pinta dan kumpulkan," katanya.
Dari hasil uang kecil tersebut, Muslimat NU menyicil untuk membayar uang sebesar Rp. 50 juta guna membayar lahan tanah seharga Rp. 1,2 miliar di daerah Jalan Raja Wali Sampang. "Untuk Sampai ke satu miliar koma dua setengah itu masih lama dan butuh dukungan dari semua pihak," harapnya.
"Lahan itu saat ini masih berupa rawa, namun jika sudah mampu membayar separuh, lahan itu akan ditimbun dengan tanah dan mohon do'a dan dukungannya insyaallah akan dibangun pada pertengahan tahun 2023," imbuhnya. (Romi)
Next News

Cara Membuat KTP Elektronik (e-KTP) Pertama Kali: Syarat, Prosedur, dan Biaya
21 days ago

Apa Fungsi KTP Elektronik (e-KTP)? Ini Pengertian, Manfaat, dan Kegunaannya
21 days ago

Cara Menanam Tembakau yang Baik untuk Pemula, Mulai dari Pembibitan hingga Panen
24 days ago

Tips Berkendara Aman Saat Hujan.
23 days ago

Apa itu kecelakaan lalu lintas? Penyebab dan jenis-jenisnya.
23 days ago

Cara membangun komunikasi antara orang tua dan anak
23 days ago

Tips Keamanan Anak di Media Sosial: Panduan bagi Orang Tua untuk Mencegah Risiko Kejahatan Digital
23 days ago

Dampak Psikologis Kekerasan Seksual pada Anak: Trauma yang Perlu Dipahami
23 days ago

Peran Keluarga dalam Melindungi Anak dari Kekerasan Seksual
25 days ago

Perbedaan Rudapaksa, Persetubuhan, dan Pencabulan Menurut Hukum Indonesia
25 days ago





