KemenPPPA: Korban Kekerasan Didominasi Anak Perempuan
Ach. Mukrim - Saturday, 13 July 2024 | 01:55 PM


salsabilafm.com– Nahar Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengatakan bahwa korban kekerasan didominasi oleh anak perempuan.
"Dari data SIMPONI PPA (Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak) lima tahun ke belakang, dari 2019, korban kekerasan itu didominasi oleh anak perempuan," kata Nahar, dikutip dari Antara, Jumat (12/7/2024).
Data laporan kekerasan yang masuk ke KemenPPPA periode Januari – Juli 2024 mencapai 12.558 kasus.
Dari data tersebut, ada sebanyak 2.701 korban laki-laki dan 10.903 korban perempuan. Dari korban perempuan, kelompok usia terbanyak adalah anak perempuan usia 13 – 17 tahun dengan porsi 40,1 persen.
Berdasarkan data SIMPONI PPA, Nahar mengatakan, kasus kekerasan seksual paling banyak dilaporkan. KemenPPPA memprediksi angka laporan bisa meningkat lebih tinggi dari tahun sebelumnya.
"Jadi total kasus kekerasan dari 2019 itu, anak perempuan lebih banyak dari anak laki-laki. Angkanya terus meningkat, misalnya 2019 ada 11.000 kasus sampai di 2023 itu ada 18.000 kasus, itu mayoritas (korban) anak perempuan," ujarnya.
Nahar mengatakan hal ini terjadi karena anak perempuan itu memiliki kerentanan yang lebih dari anak laki-laki.
Selain itu, faktor pengasuhan terhadap anak perempuan yang cenderung membuat mereka sulit melawan, sehingga mereka lebih rentan mengalami kekerasan, terlebih dalam kasus kekerasan seksual.
"Karena anak perempuan memiliki kerentanan lebih dari anak laki-laki. Kalau anak laki-laki bisa menolak atau melawan, anak perempuan relatif lebih mengikuti apa yang dimau orang yang melakukan itu," kata Nahar.(*)
Next News

Rekomendasi Tempat Camping Hits di Sampang Madura untuk Liburan Akhir Pekan
22 days ago

Daftar Lengkap Lokasi SPBU di Sampang Madura dan Fasilitasnya
22 days ago

Geografi Pulau Madura: Mengulas Kondisi Alam dan Potensi Produksi Garam Nasional
2 months ago

Bonus Atlet Sampang Tertunda, Disporabudpar Sebut Anggaran Hibah Tak Mencukupi
6 months ago

Bonus Tak Kunjung Terwujud, Atlet Sampang Kecewa
6 months ago

Muhlis, Atlet Catur Tunarungu Asal Sampang Raih 3 Medali di SEA Deaf Games 2025
7 months ago

Wakili Indonesia, Atlet Catur Disabilitas Asal Sampang Siap Beraksi di SEA Deaf Games 2025
7 months ago

Mahasiswa di Pamekasan Sosialisasikan Anti Perundungan ke Sekolah
7 months ago

Target Tingkatkan IPM, DPRD Sampang Usulkan Santri Dapat Ijazah Kesetaraan
7 months ago

Gelar Kongres Tahunan, PSSI Sampang Fokus Wujudkan Pelatih Berlisensi
7 months ago





