Gunung Semeru Erupsi Empat Kali, Warga Dengarkan Gemuruh Kuat
Redaksi - Tuesday, 15 September 2026 | 03:08 AM


salsabilafm.com – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengalami empat kali erupsi pada Selasa (15/9/2026) dini hari. Erupsi disertai suara gemuruh kuat yang terdengar hingga kawasan lereng gunung.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, mengatakan erupsi pertama terjadi pukul 00.10 WIB. Tinggi kolom abu tidak teramati, namun erupsi terekam seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi sekitar 2 menit 25 detik.
Erupsi kedua terjadi pukul 01.23 WIB dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 136 detik. Selanjutnya, erupsi ketiga pada pukul 04.32 WIB menghasilkan kolom letusan sekitar 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl).
"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya," kata Sigit dalam laporan tertulis.
Erupsi keempat terjadi pukul 05.27 WIB dengan tinggi kolom letusan sekitar 800 meter di atas puncak. Abu vulkanik berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke timur dan tenggara.
Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho, membenarkan suara gemuruh kuat yang menyertai erupsi. Ia memastikan tidak ada dampak yang dilaporkan dan warga di lereng Semeru tetap beraktivitas normal.
"Alhamdulillah tidak ada dampak akibat suara gemuruh tersebut dan pagi ini warga di lereng Gunung Semeru beraktivitas normal seperti biasanya," ujarnya.
Saat ini aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada pada status Level III atau Siaga. Masyarakat dilarang beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak.
Masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak.
Selain itu, aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru dilarang karena rawan lontaran batu pijar. Warga juga diimbau mewaspadai awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak sungai Besuk Kobokan.(*)
Next News

Kecelakaan di JLS Sampang, 1 Orang Meninggal Dunia
8 hours ago

9 Nelayan Sumenep Ditahan Otoritas Australia, 2 Dikarantina karena Sakit
8 hours ago

Tanggapi Pembongkaran Paksa Minimarket di Pamekasan, Begini Penjelasan Emil Dardak
8 hours ago

Saksikan Ibunya Diancam dengan Celurit, Anak 8 Tahun di Pamekasan Alami Trauma
2 hours ago

Polisi Panggil Saksi-saksi Kasus Pembongkaran Retail Modern di Pamekasan
2 hours ago

Leher Siswa SMA Terjerat Kabel PLN di Bangkalan
a day ago

Digerebek Suami di Tempat Kerja, Nakes Diduga Selingkuh dengan Kepala Puskesmas Robatal
a day ago

Pecatur Sampang Raih Dua Medali di Asia Pacific Deaf Chess Championship 2026
a day ago

Minibus Vs Motor Terlibat Kecelakaan di Pamekasan
2 days ago

Kecewa Pelayanan Kesehatan, Warga Segel Pustu Blu'uran Sampang
2 days ago




