Eks Terminal Suramadu dan Wilayah Utara Disiapkan Jadi Lokasi Pengelolaan Sampah di Bangkalan
Redaksi - Sunday, 17 May 2026 | 06:47 AM


salsabilafm.com - Persoalan sampah di Kabupaten Bangkalan hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah. Beberapa waktu terakhir, penumpukan sampah terjadi di sejumlah titik dan dikeluhkan masyarakat karena memicu bau tidak sedap serta mengganggu kebersihan lingkungan. Kondisi tersebut diperparah dengan keterbatasan lokasi pembuangan dan pengelolaan sampah yang memadai.
Pemerintah Kabupaten Bangkalan pun mulai menyiapkan langkah penanganan jangka pendek maupun jangka panjang untuk mengatasi persoalan tersebut.
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengatakan, proses penyelesaian persoalan sampah saat ini masih berlangsung dan ditargetkan segera tuntas dalam beberapa hari ke depan.
"Dan terkait itu kita masih dalam upaya penyelesaian dan mungkin satu dua hari ini selesai. Nanti kita akan menyelesaikan masalah sampah, ujar Lukman, Sabtu (16/05/2026).
Pemkab Bangkalan juga menyiapkan fasilitas pengelolaan sampah permanen milik pemerintah daerah. Saat ini proses pembebasan lahan masih berjalan.
Salah satu lokasi yang dipersiapkan berada di kawasan eks terminal Suramadu. Menurut Lukman, lokasi tersebut nantinya bukan hanya menjadi tempat pembuangan akhir, melainkan pusat pengelolaan sampah modern berbasis nonresidu.
"lya, kita menyiapkan yang eks terminal itu. Kalau untuk pembuangan kan enggak mungkin, harus ada pengelolaan," katanya.
Pihaknya bahkan telah mengalokasikan anggaran perubahan tahun ini untuk pengadaan alat dan mesin pengelolaan sampah di lokasi tersebut.
Konsep nonresidu dipilih agar seluruh sampah dapat diolah tanpa menyisakan limbah yang berpotensi menimbulkan pencemaran maupun bau.
"Karena nonresidu nanti rencana di situ. Tidak boleh ada sampah yang tidak terkelola. Jadi tidak akan ada potensi bau dan sebagainya," jelasnya.
Selain eks terminal Suramadu, pemerintah daerah juga menyiapkan lahan lain di wilayah utara Bangkalan. Lahan seluas sekitar lima hektare itu saat ini masih dalam proses administrasi dan pembayaran.
"Yang di utara juga lahannya masih proses. Secara prinsip sudah, cuma tinggal proses pembayarannya," ucapnya.
Lukman mengakui kebutuhan fasilitas pengelolaan sampah di Bangkalan masih cukup besar. Berdasarkan perhitungan pemerintah daerah, Kabupaten Bangkalan setidaknya membutuhkan tujuh alat pengelolaan sampah agar persoalan sampah dapat tertangani secara menyeluruh.
Meski demikian, untuk tahap awal Pemkab Bangkalan fokus menyelesaikan dua titik pengelolaan terlebih dahulu sebelum nantinya dilakukan penambahan fasilitas lain.
"Kalau untuk penyelesaian sampah di Kabupaten Bangkalan perlu tujuh alat pengelolaan. Tapi kita fokuskan dulu yang dua ini supaya jalan," pungkasnya. (*)
Next News

Minibus Vs Motor Terlibat Kecelakaan di Pamekasan
14 hours ago

Kecewa Pelayanan Kesehatan, Warga Segel Pustu Blu'uran Sampang
14 hours ago

Dapat Bonus Emas Asian Games 2026, Zaki Ubaidillah Bangun GOR di Sampang Madura
14 hours ago

Pilkades 2027, Pj Kades Bisa Calonkan Diri
15 hours ago

Ini Penjelasan Bupati Pamekasan Soal Insiden Perusakan Gerai Ritel Modern
16 hours ago

Bapenda Imbau Warga Sumenep Bayar PBB lewat Kanal Resmi
16 hours ago

Maling Motor di Bangkalan Babak Belur Diamuk Massa
18 hours ago

Tanggapi Keluhan Warga via Live TikTok, Bupati Bangkalan Kirim Tangki Siram Jalan Berdebu
18 hours ago

PWNU Jatim Bakal Gelar 14 Kegiatan di Peringatan Hari Santri 2026
18 hours ago

Kuasa Hukum Pelapor Adukan Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran ke Bareskrim Polri
18 hours ago





