Dinsos PPPA Sampang Akui Belum Tahu Detail Peralihan DTKS ke DTSEN
Ach. Mukrim - Thursday, 06 March 2025 | 03:22 PM


salsabilafm.com – Meskipun sudah ada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Sampang menyatakan data yang dipakai saat ini masih Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Kepala Bidang (Kabid) Jaminan Sosial (Jamsos) Dinsos PPPA Sampang, Erwin Elmi Syahrial mengatakan, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial mulai tahun ini akan beralih ke Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional. Peralihan DTKS ke DTSEN bertujuan untuk meningkatkan akurasi data penerima bantuan sosial sehingga dapat lebih tepat sasaran.
Sementara untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) saat ini masih menggunakan data keluarga yang terdata di DTKS sampai nanti pemerintah selesai melakukan verifikasi data penerima bantuan sosial untuk memastikan data di DTSEN sudah akurat.
"Apabila DTSEN ini diberlakukan, maka DTKS tidak akan berlaku lagi," katanya, Selasa (4/3/2025).
Erwin mengaku, pihaknya belum mengetahui secara detail terkait peralihan DTKS ke DTSEN. Karena untuk sistem atau teknis pendataan untuk DTSEN ini Dinsos PPPA Sampang belum mengetahui, dan belum menerima edaran terkait DTSEN.
Lebih lanjut, DTSEN sendiri menurut Erwin Leading Sectornya ada di Badan Pusat Statistik (BPS) dan tidak di Dinsos PPPA lagi dan perintah langsung dari Kementerian Sosial (Kemensos) sendiri. Pihaknya hanya diminta untuk berkoordinasi dengan BPS untuk pendataan kebawah. Sedangkan untuk sementara data yang dipakai tahun ini masih DTKS, dan masih dalam transisi dari DTKS ke DTSEN.
"Kita belum tahu detailnya seperti apa DTSEN. Karena sekarang teman-teman masih projek pendataan di lapangan," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Sejarah NU bagian Integral Sejarah Nasional, Ini Penjelasan Ketua Lesbumi PWNU Jatim
a day ago

4 Pekerja Migran Asal Bangkalan Dideportasi dari Malaysia
a day ago

Febrie Adriansyah Tak Kenakan Rompi Tahanan, Kejagung: Mohon Maaf Karena Buru-buru
a day ago

Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumahnya, Febrie Adriansyah: Nanti Minta Penyidik Jawab
a day ago

Pernikahan Dini di Sampang Masih Terjadi, PA Terima 15 Permohonan Dispensasi Nikah
a day ago

Sebut Wartawan 'Londo Ireng', Aliansi Jurnalis Sampang Desak Prabowo Minta Maaf
a day ago

YouTube Tidak Akan Bayar Kreator, Begini Aturan Baru Buat Konten
a day ago

Mengenal Background Merah dan Biru pada Foto KTP Elektronik
a day ago

Harga Anjlok, P4GM Desak Pemerintah Tetapkan Garam sebagai Barang Pokok Penting
a day ago

Polisi Periksa 10 Saksi Terkait Laporan Terhadap Hotman Paris
a day ago



