Awal Ramadan, 4 Kecamatan dan 16 Desa di Kabupaten Sampang Terendam Banjir
Ach. Mukrim - Wednesday, 13 March 2024 | 02:42 PM


salsabilafm.com– Memasuki hari kedua di bulan suci Ramadan, 4 kecamatan di Kabupaten Sampang terdampak banjir sejak Selasa (12/3) malam. BPBD Sampang mencatat ada 16 desa dan sejumlah kelurahan terendam banjir, Rabu (13/3/2024).
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sampang Candra Romadhani Amin melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik (KL) Mohammad Hozin mengutarakan, wilayah banjir di Kecamatan Tambelangan paling parah menimpa tiga desa. Yakni, Desa Batorasang, Bringin, dan Mambulu. Ketinggian air mencapai 300 sentimeter.
"Sedangkan daerah paling banyak terendam banjir yakni Kecamatan Sampang. Meliputi Desa Tanggumong tinggi air antara 30–50 sentimeter, Desa Kamuning antara 30–40 sentimeter, dan Desa Banyumas antara 50–70 sentimeter," katanya.
"Desa Pasean juga terendam air setinggi 30 sentimeter, Desa Panggung 20 sentimeter, dan Desa Pangilen 40 sentimeter," imbuhnya.
Ia menjelaskan wilayah Kota Sampang yang terdampak banjir di Jalan Imam Bonjol tinggi air 40 sentimeter, Jalan Teratai 30 sentimeter, Jalan Pemuda Bahari 60 sentimeter, dan Jalan Pemuda Satria 50 sentimeter.
"Sebaran banjir di Kecamatan Jrengik terjadi di Desa Majengan dengan ketinggian air mencapai 130 sentimeter dan Desa Margantoko ketinggian air banjir sekitar 120 sentimeter. Sedangkan, Desa Penyepen tinggi air sekitar 60 sentimeter, dan Desa Taman diperkirakan 50 sentimeter," jelasnya.
Di Kecamatan Torjun juga terdapat tiga desa yang terdampak banjir. Desa Kodak dengan ketinggian air sekitar 40 sentimeter, Desa Jeruk Porot 40 sentimeter, dan Desa Kanjer 50 sentimeter.
ia juga menyampaikan, Tim BPBD Sampang masih mendata pengungsi korban banjir. Tim dari BPBD Sampang dan agen BPBD Jatim menuju lokasi terdampak banjir. Mereka melakukan asesmen dampak banjir dan berkoordinasi dengan pemdes terdampak.
"Sejumlah kendala di lapangan. Di antaranya, akses jalur Bungkak–Jrengik dan Bungkak–Tambelangan terputus. Selain itu, Jalan Raya Jrengik lumpuh total. Kami terkendala untuk menuju lokasi karena arus air cukup deras," pungkasnya.
Next News

Geografi Pulau Madura: Mengulas Kondisi Alam dan Potensi Produksi Garam Nasional
9 days ago

Bonus Atlet Sampang Tertunda, Disporabudpar Sebut Anggaran Hibah Tak Mencukupi
5 months ago

Bonus Tak Kunjung Terwujud, Atlet Sampang Kecewa
5 months ago

Muhlis, Atlet Catur Tunarungu Asal Sampang Raih 3 Medali di SEA Deaf Games 2025
5 months ago

Wakili Indonesia, Atlet Catur Disabilitas Asal Sampang Siap Beraksi di SEA Deaf Games 2025
6 months ago

Mahasiswa di Pamekasan Sosialisasikan Anti Perundungan ke Sekolah
6 months ago

Target Tingkatkan IPM, DPRD Sampang Usulkan Santri Dapat Ijazah Kesetaraan
6 months ago

Gelar Kongres Tahunan, PSSI Sampang Fokus Wujudkan Pelatih Berlisensi
6 months ago

Kokohkan Sinergitas dengan Pemerintah, PKL GOR Indoor Sampang Lakukan Rapat Evaluasi.
6 months ago

Tajin Sappar, Bubur Tradisional Simbol Solidaritas dan Ungkapan Syukur Masyarakat Madura
6 months ago





