Ribuan Warga Nahdliyin Ziarah Makam Mbah Wahab, Ketua PCNU Sampang Ajak Warga Teladani Semangat Juang Sang Muassis
Ach. Mukrim - Sunday, 30 August 2026 | 02:40 AM


salsabilafm.com - Kompleks pemakaman Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, dipadati ribuan warga Nahdliyin di sela-sela pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).
Lonjakan peziarah yang mendatangi makam salah satu pendiri (muassis) NU sekaligus Pahlawan Nasional, KH Abdul Wahab Chasbullah (Mbah Wahab), tercatat meningkat hingga empat kali lipat dibanding hari biasa.
Arus jamaah mengalir tanpa putus siang dan malam di tengah padatnya sidang Muktamar pada 27–31 Agustus 2026. Di antara gelombang massa, terlihat ratusan warga Nahdliyin asal Kabupaten Sampang, Madura, yang memadati area makam.
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sampang, KH Moh. Itqon Bushiri mengatakan, membeludaknya peziarah merupakan bukti keteguhan warga dalam menjaga sanad keilmuan dan perjuangan para pendiri organisasi.
"Bagi kami, khususnya warga Nahdliyin dari Kabupaten Sampang, berziarah ke maqbaroh Mbah Wahab Chasbullah ini bukan sekadar rutinitas spiritual keagamaan. Ini adalah momentum penting untuk melakukan tabarukan (mencari berkah) sekaligus menyambung kembali sanad perjuangan serta keilmuan kami langsung kepada sang inisiator NU," katanya, Minggu (30/8/2026).
Kiai Itqon, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sampang itu menambahkan, keteladanan Mbah Wahab dalam menjaga persatuan umat dan bangsa harus menjadi fondasi utama bagi seluruh kader dalam menghadapi dinamika keumatan saat ini.
"Mbah Wahab adalah simbol kegigihan dan kebersamaan. Kami berharap seluruh warga Nahdliyin, khususnya para muktamirin, dapat meneladani keteduhan hati beliau sehingga pelaksanaan Muktamar ke-35 ini dapat berjalan damai, sejuk, dan menghasilkan keputusan-keputusan terbaik yang maslahat bagi umat dan NKRI," ucapnya.
Pantauan di lokasi, sebelum memasuki area inti makam, para peziarah disuguhkan galeri dokumentasi foto bersejarah, termasuk potret legendaris kebersamaan Mbah Wahab Chasbullah dengan Presiden pertama RI, Ir. Soekarno, saat gelaran Muktamar NU ke-23 tahun 1962 di Solo.
Selain makam Mbah Wahab, para peziarah di kompleks Tambakberas juga mendatangi tiga makam tokoh besar lainnya, yaitu makam KH Abdurrohim, KH Usman, dan KH Said.
Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang tahun ini mencatatkan momentum sejarah baru, menyusul keputusan krusial di Sidang Pleno yang menyepakati kembalinya mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU melalui sistem musyawarah mufakat perwakilan ulama (Ahlul Halli wal Aqdi / AHWA). (Mukrim)
Next News

Ditinggal Pengajian, Rumah Nenek di Sampang Ludes Terbakar
7 hours ago

Muktamar NU Sahkan Masa Iddah Eks Politisi 1 Tahun untuk Calon Ketum PBNU
7 hours ago

Rais dan Ketua NU Tingkat Pusat hingga Daerah Dilarang Rangkap Jabatan Politik
9 hours ago

Presiden Prabowo Dijadwalkan Tutup Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas
9 hours ago

Hasil Voting Muktamar ke-35 NU: Ketum Tak Lagi Dipilih Langsung, Tapi Ditunjuk AHWA
3 hours ago

5 Caketum Sepakat AHWA, Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU Tetap Diputuskan Lewat Voting
a day ago

Semarak HUT RI ke-81, JJS SDN Torjunan 3 Diikuti Ribuan Peserta
a day ago

Kotak Suara Usulan AHWA Dijaga Ketat, Tak Bisa Dibuka Kecuali Dipecah
a day ago

Mubes Warga NU 2026: Perkuat Jamaah, Kemandirian, dan Regenerasi Kepemimpinan
a day ago

Pemilihan Ketum PBNU: Tetap Mekanisme Lama atau Ahwa, Komisi Organisasi Belum Putuskan
a day ago





