Prabowo Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau
Redaksi - Sunday, 06 September 2026 | 05:47 AM


salsabilafm.com – Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat tetap tenang dan waspada menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan sebaran abu vulkanik di sejumlah wilayah Indonesia.
Arahan tersebut disampaikan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah atau Bakom, Muhammad Qodari, dalam jumpa pers daring pada Minggu (6/9/2026).
Qodari mengatakan, Presiden Prabowo terus mencermati perkembangan terbaru aktivitas Gunung Anak Krakatau. Keselamatan dan keamanan masyarakat, kata dia, menjadi prioritas utama pemerintah.
"Bapak Presiden dan Pemerintah mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan waspada selama abu vulkanik masih turun," kata Qodari.
Masyarakat juga diminta mengikuti prosedur keamanan dan keselamatan yang telah dianjurkan pemerintah. Salah satunya dengan menggunakan masker yang menutup hidung dan mulut serta melindungi mata menggunakan kacamata pelindung ketika beraktivitas di luar ruangan.
Selain itu, masyarakat diminta menutup rapat pintu dan jendela rumah serta melindungi tempat penampungan air bersih agar tidak terkontaminasi abu vulkanik.
"Menutup pintu dan jendela, tutup rapat tempat penampungan air bersih. Kemudian minum air putih yang cukup serta cuci tangan dan wajah setelah beraktivitas," ujar Qodari.
Pemerintah juga memastikan penanganan dampak erupsi dilakukan secara terpadu dengan mengacu pada data dan informasi dari sejumlah lembaga terkait, seperti PVMBG, BMKG, BNPB, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Kesehatan.
Qodari mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya, terutama mengenai isu yang dapat menimbulkan kepanikan.
"Kami ulangi, Bakom mengimbau masyarakat merujuk hanya pada informasi resmi pemerintah dan tidak meneruskan kabar-kabar seperti potensi tsunami yang tidak berasal dari sumber resmi," tegasnya.
Gunung Anak Krakatau diketahui mengalami erupsi sejak Jumat (4/9) malam hingga Minggu (6/9). Aktivitas tersebut menyebabkan sebaran abu vulkanik berdampak ke sejumlah wilayah, di antaranya Lampung, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, dan DKI Jakarta.
Berdasarkan informasi PVMBG, VAAC Darwin, serta hasil analisis citra Himawari-9, sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau bergerak ke beberapa arah.
Masyarakat di wilayah yang terdampak abu vulkanik diimbau tetap mengikuti perkembangan informasi dari lembaga resmi dan menjalankan langkah-langkah keselamatan yang telah disampaikan pemerintah.(*)
Next News

Kecelakaan di JLS Sampang, 1 Orang Meninggal Dunia
8 hours ago

9 Nelayan Sumenep Ditahan Otoritas Australia, 2 Dikarantina karena Sakit
8 hours ago

Tanggapi Pembongkaran Paksa Minimarket di Pamekasan, Begini Penjelasan Emil Dardak
8 hours ago

Saksikan Ibunya Diancam dengan Celurit, Anak 8 Tahun di Pamekasan Alami Trauma
3 hours ago

Polisi Panggil Saksi-saksi Kasus Pembongkaran Retail Modern di Pamekasan
3 hours ago

Leher Siswa SMA Terjerat Kabel PLN di Bangkalan
a day ago

Digerebek Suami di Tempat Kerja, Nakes Diduga Selingkuh dengan Kepala Puskesmas Robatal
a day ago

Pecatur Sampang Raih Dua Medali di Asia Pacific Deaf Chess Championship 2026
a day ago

Minibus Vs Motor Terlibat Kecelakaan di Pamekasan
2 days ago

Kecewa Pelayanan Kesehatan, Warga Segel Pustu Blu'uran Sampang
2 days ago




