Selasa, 20 Januari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Kasus DBD Mulai Muncul, Dinkes Bangkalan: Silahkan Lapor, Fogging Gratis

Redaksi - Monday, 19 January 2026 | 06:28 AM

Background
Kasus DBD Mulai Muncul, Dinkes Bangkalan: Silahkan Lapor, Fogging Gratis
Fogging di salah satu rumah warga Bangkalan. (Istimewa/)

salsabilafm.com  - Puluhan rumah di Kelurahan Mlajah dan Kelurahan Kraton, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, di-fogging usai salah satu warga mengalami Demam Berdarah Dengue (DBD).


Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan, dr Nunuk Kristiani mengatakan, kasus DBD di seluruh wilayah Bangkalan saat ini sudah mulai muncul. Namun, belum terjadi lonjakan yang signifikan.


"Untuk datanya biasanya nanti akan direkap akhir bulan. Kalau tahun 2025 kemarin totalnya 174 kasus," ujarnya, Senin (19/1/2026). 


Nunuk mengatakan, upaya sosialisasi pembasmian sarang nyamuk juga sudah dilakukan. Sehingga, masyarakat bisa melakukan pencegahan lebih awal.


"Jadi bisa dilakukan dengan mencuci dan membersihkan tempat yang digenangi air supaya tidak jadi tempat perkembangbiakan jentik nyamuk," kata Nunuk.


Selain itu, pihaknya meminta agar masyarakat proaktif melaporkan ke puskesmas atau Dinas Kesehatan setempat jika didapati kasus DBD. Sehingga, bisa dilakukan fogging di rumah dan lingkungan penderita DBD.


"Tinggal lapor ke petugas, membawa hasil lab. Nanti akan bisa di-fogging oleh petugas," ujarnya. 


Nunuk juga mengatakan, fogging tersebut merupakan layanan untuk masyarakat yang bisa diminta secara gratis tanpa biaya apa pun.


"Itu gratis, kami sudah ada anggaran untuk hal itu. Silahkan masyarakat meminta fogging," tuturnya.


Sementara itu, Kepala Puskesmas Bangkalan, dr Anastasia Mulyadi, mengatakan, sudah ada dua kasus DBD di wilayahnya. Petugas juga sudah dikerahkan untuk melakukan fogging di lokasi penderita DBD.


"Untuk bulan Januari ini sudah ada dua kasus DBD. Kami juga sudah melakukan fogging," ujarnya. 


Selain melakukan fogging, petugas yang turun ke lapangan juga melakukan pemeriksaan air di bak kamar mandi. Hal itu dilakukan untuk bisa mengecek kebersihan air agar tidak menjadi tempat jentik nyamuk.


"Upaya pencegahan terus kami lakukan supaya kasus DBD tidak meningkat," pungkasnya. (*)