Kamis, 20 Agustus 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Kandang dan Dapur Warga Ketapang Sampang Terbakar, 2 Sapi Terpanggang

Redaksi - Thursday, 20 August 2026 | 08:41 AM

Background
 Kandang dan Dapur Warga Ketapang Sampang Terbakar, 2 Sapi Terpanggang
Polisi melakukan olah TKP kebakaran kandang dan dapur warga. (Badri/Salsa/)

salsabilafm.com - Kandang sapi milik Su'id (62), warga Dusun Manju Barat, Desa Paopale Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, ludes terbakar dilalap si jago merah, Kamis (20/8/2026), sekitar pukul 12.00 WIB. Akibatnya Dua ekor sapi mati terpanggang.


Selain itu, satu kandang sapi dan bagian dapur milik korban juga ikut ludes terbakar. Meski demikian tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.


Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, mengatakan, peristiwa bermula saat istri korban, Sumyana, membakar sampah di belakang kandang sapi miliknya. Namun korban tidak menjaga api yang dibakarnya. Akibatnya, api merambat dan membakar kandang.




"Pada saat itu, Sumyana (51) istri korban sedang membakar sampah di belakang kandang sapi. Kemudian ditinggal tidur masuk ke dalam rumah. Sekitar pukul 12.00 WIB, lalu Hosniati (42) anak korban melihat kobaran api di kandang dan langsung berteriak meminta pertolongan," ujar Eko. 


Setelah mendengar teriakan dari anak korban, warga sekitar langsung berdatangan dan berusaha mengeluarkan sapi yang masih berada di dalam kandang tersebut. Selain itu Warga juga berusaha memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya dan dibantu oleh petugas pemadam kebakaran wilayah Ketapang.




"Api berhasil dipadamkan dan tidak sampai menjalar ke rumah korban. Namun, dua ekor sapi mati terbakar, satu kandang sapi dan satu dapur juga terbakar," jelasnya.


Akibat peristiwa ini, korban diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp45 juta rupiah .


Eko mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya di musim kemarau saat ini, untuk lebih berhati-hati jika membakar sampah atau benda lainnya dan memastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan.




"Kami mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan api saat membakar sampah. Pastikan api benar-benar padam, karena kondisi musim kemarau membuat api lebih mudah membesar dan merambat," pungkasnya. (Badri)