HAB 2025, Kemenag Sampang Serukan Kerukunan Beragama dan Perangi Korupsi
Ach. Mukrim - Saturday, 04 January 2025 | 04:58 PM


salsabilafm.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang melaksanakan berbagai kegiatan untuk memeriahkan Hari Amal Bhakti (HAB) Ke-79. Tahun ini, hari besar tersebut mengusung tema "Umat Rukun Menuju Indonesia Emas".
Kepala Kantor Kemenag Sampang, Fandi mengatakan, kegiatan dimulai dengan upacara bersama yang diikuti oleh ASN dan pegawai di lingkungan Kemenag Sampang. Kemudian dilanjutkan kegiatan bakti sosial seperti donor darah, sunat masal gratis dan puncaknya JJS hari ini.
Menurutnya, Kemenag mempunyai tugas menjamin kepentingan semua agama dan pemeluknya. Indonesia bukan negara agama, bukan pula negara sekuler dan juga bukan negara yang mempropagandakan anti-agama.
"Namun, negara memberikan tempat terhormat kepada agama dan masyarakat. Menjaga religiusitas dan menjaga kerukunan antar umat beragama menjadi tugas penting Kementerian Agama," jelasnya, Sabtu (4/1/2024).
Namun dalam beberapa dekade terakhir, terjadi kesenjangan umat dengan ajaran agama yang dianutnya. Setiap agama melarang korupsi tapi perilaku seperti itu masih saja terjadi.
Tidak hanya itu. Setiap agama melarang kebencian, kekerasan dan kesewenang-wenangan. Tetapi perilaku pemeluknya masih menunjukkan sebaliknya. Menurut dia, tolok ukur kesuksesan Kementerian Agama saat mampu mendekatkan pemeluk agama dengan ajarannya.
"Semakin dekat umat dengan ajarannya itulah bukti sukses Kementerian Agama. Semakin jauh umat dari nilai dan moral agama maka tugas Kementerian Agama belum berhasil," jelasnya.
Pihaknya siap melaksanakan Asta Cita pemerintahan Prabowo. Di antaranya, menjaga kerukunan dan memerangi korupsi. Sebab, kata dia, Indonesia Emas akan mudah terwujud jika kehidupan umat beragama berjalan rukun dan harmonis. Apalagi Indonesia terdiri dari belasan ribu pulau, beragam suku, bahasa dan agama namun bisa hidup berdampingan.
"Oleh karena itu kerukunan harus terus digaungkan di berbagai forum dan saluran media informasi," imbau dia.
Fandi menegaskan, Kementerian Agama termasuk di Kabupaten Sampang berkomitmen untuk meningkatkan reformasi birokrasi dan penguatan meritokrasi dalam tata kelola organisasi. Hal ini menjadi langkah strategis dan penting untuk mencegah terjadinya praktik di Kementerian Agama.
"Saya ingin mengingatkan kita semua termasuk diri kita sendiri. Kementerian Agama bak kain putih bersih, setitik noda terpercik akan tampak terlihat. Seluruh unsur pimpinan dan pegawai Kementerian Agama harus memberi contoh pencegahan korupsi," pungksnya. (Mukrim)
Next News

Rekomendasi Tempat Camping Hits di Sampang Madura untuk Liburan Akhir Pekan
5 days ago

Daftar Lengkap Lokasi SPBU di Sampang Madura dan Fasilitasnya
5 days ago

Geografi Pulau Madura: Mengulas Kondisi Alam dan Potensi Produksi Garam Nasional
a month ago

Bonus Atlet Sampang Tertunda, Disporabudpar Sebut Anggaran Hibah Tak Mencukupi
6 months ago

Bonus Tak Kunjung Terwujud, Atlet Sampang Kecewa
6 months ago

Muhlis, Atlet Catur Tunarungu Asal Sampang Raih 3 Medali di SEA Deaf Games 2025
6 months ago

Wakili Indonesia, Atlet Catur Disabilitas Asal Sampang Siap Beraksi di SEA Deaf Games 2025
7 months ago

Mahasiswa di Pamekasan Sosialisasikan Anti Perundungan ke Sekolah
7 months ago

Target Tingkatkan IPM, DPRD Sampang Usulkan Santri Dapat Ijazah Kesetaraan
7 months ago

Gelar Kongres Tahunan, PSSI Sampang Fokus Wujudkan Pelatih Berlisensi
7 months ago





