828 Warga Sampang Terkena TBC
Ach. Mukrim - Saturday, 16 August 2025 | 02:05 PM


salsabilafm.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang, Jawa Timur menemukan sebanyak 828 warga di wilayah itu positif mengidap penyakit Tuberkulosis (TBC). Saat ini mereka mendapatkan perawatan khusus dari tim medis setempat.
"Jumlah penderita TBC ini, berdasarkan laporan dari 14 puskesmas yang ada di kabupaten itu terhitung mulai Januari hingga Juli 2025 ini," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Sampang Dwi Herlinda Lusi Harini di Sampang, Sabtu (16/8/2025).
Lusi menjelaskan, dari jumlah itu, sekitar 88 persen di antaranya sudah mendapatkan pengobatan dan kini kondisinya mulai membaik. Menurutnya, TBC merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri mycobacterium tuberculosis.
"Penyakit ini dapat menyerang siapa saja dan organ tubuh yang diserang biasanya adalah paru-paru, tulang belakang, kulit, otak, kelenjar getah bening, dan jantung," jelasnya.
Bakteri ini, sambungnya, menyebar ketika seseorang menghirup percikan ludah (droplet) saat penderita TBC batuk, berbicara, bersin, tertawa, atau bernyanyi. Meski TBC dikategorikan sebagai penyakit menular, penularan penyakit ini tidak secepat pilek dan flu.
Lusi memaparkan, ada beberapa kelompok yang berisiko tinggi tertular TBC. Di antaranya, orang yang tinggal di pemukiman padat dan kumuh, petugas medis yang sering merawat penderita TBC, lalu orang lanjut usia (lansia) dan anak-anak, serta pengguna NAPZA (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif).
Berikutnya, penderita penyakit ginjal stadium lanjut, orang yang mengalami kekurangan gizi, penderita kecanduan alkohol, perokok, dan orang dengan kekebalan tubuh yang lemah, misalnya penderita HIV/AIDS, kanker, diabetes, dan orang yang menjalani transplantasi organ.
"Juga orang yang sedang dalam terapi obat imunosupresif, seperti penderita lupus, psoriasis, rheumatoid arthritis, atau penyakit crohn juga berpotensi tertular dengan cepat terhadap jenis penyakit ini," bebernya.
Dia mengaku, selain melakukan pengobatan khusus, pihaknya juga menggencarkan sosialisasi kepada warga untuk mencegah penularan penyakit tersebut.
"Sementara ini, sosialisasi kami fokuskan kepada keluarga terdekat dan tetangga pasien, sebagai antisipasi penularan," ucapnya.
Perlu diketahui, menurut data Dinkes Kabupaten Sampang, jumlah warga yang positif menderita TBC kali ini lebih sedikit dibanding sebelumnya. Pada 2024, warga Sampang yang menderita TBC terdata sebanyak 913 kasus. (Mukrim)
Next News

Gigi Goyang? Ini Bisa Jadi Tanda Diabetes Parah!
2 months ago

Kesehatan Mental: Menjaga Keseimbangan Jiwa di Era Digital
2 months ago

Bergerak di Tengah Keterbatasan: Panduan Kesehatan untuk Generasi Digital
2 months ago

6 Buah Ini Bisa Bikin Ginjal Lebih Sehat
3 months ago

Kasus HIV/AIDS 2025 di Sampang Turun, Kadinkes: Stop Stigma dan Diskriminasi
3 months ago

Gagal Ginjal dan TBC Positif Berpotensi Gagalkan Keberangkatan CJH 2026
3 months ago

Kasus HIV di Sampang Turun 52 Persen, Dinkes-KB Gencarkan Edukasi dan Tes Dini
4 months ago

Musim Hujan, Dispusip Sampang Buka Layanan Restorasi Arsip Gratis
4 months ago

Disnaker Sampang Sebut Program MBG Serap 3.000 Tenaga Kerja
4 months ago

5 Cara Paling Sehat untuk Menikmati Buah Apel Menurut Ahli Gizi
4 months ago





