2 Hari Hilang, Nenek di Sumenep Ditemukan Meninggal di Tegalan
Redaksi - Friday, 25 September 2026 | 06:07 AM


salsabilafm.com - Warga Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, dikejutkan dengan penemuan mayat perempuan di area tanah tegalan dataran tinggi Dusun Aengnyior desa setempat.
Mayat perempuan tersebut diketahui bernama Saniye, 62 tahun, warga Dusun Lobuk, Desa Lobuk. Saniye dilaporkan meninggalkan rumah sejak dua hari lalu.
Kapolsek Bluto AKP Agus Sugito mengungkapkan, mayat Saniye pertama kali ditemukan seorang laki-laki yang sedang mencari rumput untuk ternak. Dia memberitahukan bahwa terdapat seseorang dalam posisi terlentang di area tanah tegal.
"Temuan itu disampaikan ke warga setempat bernama Pak Sahari, yang kebetulan juga berada di tegalan itu. Pak Sahari kemudian melaporkan ke perangkat desa dan meneruskan laporan ke Polsek Bluto," katanya, Kamis (24/09/2026).
Setelah mendapat laporan itu, anggota Polsek Bluto bersama Puskesmas Bluto mendatangi lokasi dan melakukan penanganan serta pemeriksaan awal terhadap korban.
"Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah duka di Dusun Lobuk, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto. Pihak keluarga menyampaikan penolakan untuk dilakukan visum terhadap jenazah dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah," terangnya.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban sejak Selasa (22/09/2026) pergi dari rumah tanpa berpamitan. Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian, termasuk menyebarkan informasi mengenai orang.
Keluarga juga menerangkan bahwa korban telah mengalami gangguan kejiwaan sejak lama. Sebelum ditemukan meninggal dunia, ada warga yang sempat bertemu korban, sedang berjalan kaki di Jalan Dusun Aengnyior, tanpa menggunakan alas kaki. Saat disapa, korban tidak memberikan respons dan melanjutkan perjalanannya.
"Kami dari Polsek Bluto telah melakukan langkah-langkah kepolisian berupa mendatangi dan melakukan pemeriksaan lokasi kejadian, meminta keterangan dari sejumlah saksi, melakukan dokumentasi serta melaksanakan penyelidikan lebih lanjut," ujar Agus.
Dari hasil penanganan awal, belum dapat dipastikan penyebab korban meninggal dunia. Dugaan mengenai kondisi korban sebelum ditemukan meninggal dunia masih memerlukan pendalaman dan tidak menjadi kesimpulan medis.
"Kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait serta melakukan pengumpulan bahan keterangan dari saksi dan warga di sekitar lokasi guna memastikan rangkaian kejadian secara utuh," pungkasnya. (*)
Next News

Viral Dugaan Potongan PKH, KKS Warga Batuporo Timur Mendadak Dikembalikan
2 days ago

24 Daerah di Jatim Darurat Kekeringan, Pamekasan dan Sampang Terdampak Paling Parah
2 days ago

Tabrakan di Galis Bangkalan, 2 Truk Ringsek
2 days ago

DPRD Sampang Setujui Raperda Perubahan APBD 2026
2 days ago

Belum Dievakuasi, Ratusan Kayu Gelondongan Ganggu Aktivitas Nelayan Sumenep
2 days ago

Tabrakan Calya Vs Truk di Bangkalan, 4 Penumpang Dievakuasi ke RS
2 days ago

Puluhan Ribu Ton Tembakau Petani Terserap di Pamekasan, Harga Tertinggi Rp72.000 Per Kilogram
2 days ago

Pemkab Sampang Dorong Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu
3 days ago

Kemenag Akan Berantas Kekerasan di Lingkungan Pesantren
3 days ago

Kemendikdasmen Dapat Tambahan Rp28 Triliun, PPPK Paruh Waktu Beralih Penuh Waktu
3 days ago



