Polres Sampang Gelar Latihan Pra Ops Zebra Semeru 2020

0
Suasana pelatihan Pra Ops Zebra Semeru 2020. Foto : Humas Polres Sampang.

Menjelang Ops Zebra Semeru 2020, Polres Sampang menggelar pelatihan di gedung Sanika Satyawada, Senin (26/10/20) pagi.

Kapolres Sampang, AKBP. Abdul Hafidz memimpin langsung pelatihan yang dihadiri oleh Waka Polres Sampang, Kompol Rizky Tri Putra dan diikuti seluruh anggota Polres Sampang.

“Tujuan operasi kewilayahan Zebra Semeru 2020, untuk menurunkan lokasi kemacetan, pelanggar lalu lintas dan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Sampang,” ucap Abdul Hafidz dalam sambutannya.

Selain itu, ia juga memerintahkan seluruh anggotanya tetap berpedoman terhadap protokol kesehatan guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Laksanakanlah Operasi Zebra Semeru 2020 secara Preemtif, Preventif dan persuasif juga humanis kepada masyarakat,” imbuhnya.

Kasat Lantas Polres Sampang, AKP. Ayyip Rizal saat memberikan arahan. Foto : Humas Polres Sampang

Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Ayip Rizal menambahkan, ada delapan sasaran dalam Ops Zebra Semeru 2020. Meliputi, Tidak menggunakan Helm, Melawan arus lalu lintas, Pelanggar marka dan rambu lalu lintas.

Pengendara di bawah umur, Pelangar yang melebihi batas kecepatan, Pelanggar yang mengendarai kendaraan dibawah pengaruh alkhohol dan Pelanggaran muatan berlebih.

“Operasi Zebra Semeru 2020 Polres Sampang akan dilaksanakan selama 14 hari dimulai pada hari Senin tanggal 26 Oktober sampai dengan tanggal 08 Nopember 2020,” tutupnya. (Romi)

Dispertan Sampang Siapkan Formulir Pembelian Pupuk Bersubsidi

Kantor Dinas Pertanian Sampang. Foto : Ahmad Mukrim.

Kartu Tani, sebagai produk untuk mempermudah petani dalam mendapatkan pupuk bersubsidi ternyata malah menempuh jalan penuh liku.

Selain butuh penyesuaian dari petani, sulitnya jaringan di wilayah tertentu dan rumitnya reaktivasi, menjadi hambatan yang harus dibenahi agar kartu ini benar-benar sakti untuk bisa digunakan bertransaksi mendapatkan pupuk subsidi.

Sebanyak 45.236 petani terancam kesulitan mendapat pupuk bersubsidi. Sebab, mereka tidak memiliki kartu yang menjadi syarat penebusan bahan penyubur tanah itu.

Plt Kepala Dispertan Sampang, Suyono menyampaikan, jumlah petani yang masuk dalam rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) sebanyak 124.849 orang.

Namun, hingga kini penyaluran kartu tani belum selesai, baru 79.613 kartu yang terdistribusi. Sementara 45.236 petani belum mendapat kartu tersebut.

“Kita terus melengkapi kekurangan yang belum terdistribusi. Mudah mudahan tahun depan selesai,” katanya, Senin (26/10/20).

Suyono mengaku, secara bertahap menyetor formulir kartu tani kepada Bank BNI yang menjadi mitra. Data itu diverifikasi untuk dicocokkan antara NIK, KTP, dan KK. “Jika NIK tidak sesuai, bisa saja tertolak meskipun di RDKK sudah ada datanya,” terangnya.

Untuk sementara, petani diperbolehkan membeli pupuk subsidi tanpa kartu tani. Caranya, dengan menunjukkan formulir yang sudah pihaknya siapkan.

“Memang ada kebijakan dari kementerian agar petani tetap dilayani meski belum punya kartu tani atau belum aktif,” pungkasnya. (Mukrim)

Kemenag Sampang Belum bisa Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM

0
Kantor Kemenag Sampang. Foto : Ahmad Bashori.

Layanan Jaminan Produk Halal (JPH) juga menjadi salah satu perhatian khusus Pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementrian Agama.

Fasilitasi ini dimaksudkan untuk membantu pembiayaan bagi UMK dalam pengurusan sertifikat halal, dan mulai merealisasikan kebijakan pemerintah untuk tidak mengenakan biaya permohonan sertifikasi halal bagi UMK.

Ditahun 2020 fasilitasi sertifikasi halal diberikan pada 3.283 UMK untuk 20 provinsi di Indonesia.

Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Sampang, H. Pardi menjelaskan untuk sertifikasi halal sementara pengajuanya ke Kantor Wilayah Jatim karena personal petugasnya belum lulus sertifikasi.

“Jadi kalo ada yang mengajukan ya kami teruskan ke kanwil,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, Kebetulan sampai saat ini sejak sertifikasi halal dialihkan ke Kemenag belum ada penyelenggaraan pelatihan sehingga belum bisa diikuti, Sedangkan syarat mendapat sertifikasi halal diharuskan mengikuti pelatihan dan dinyatakan lulus.

“Ya masalahnya karena petugas yang harus melakukan tugas belum tersertifikasi sehingga seandainya ada yang mengajukan dibawa ke kanwil agar bisa diproses,” pungkasnya. (Abaz)

Sebanyak 515 TKI Ilegal Asal Sampang Dideportasi

0
Sejumlah TKI ilegal dipulangkan dari Malaysia. Foto : detik.com

Sebanyak 515 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal asal Sampang, Madura, Jawa Timur dideportasi dari negeri jiran Malaysia.

Hal ini disampaikan oleh Agus Sumarso, Kasi Penempatan Tenaga Kerja, Transmigrasi, Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Diskumnaker) Sampang, Senin (26/10/20) pagi.

Menurutnya, sebelum dipulangkan mereka sempat ditahan di Malaysia selama 2 hingga 3 bulan. Sedangkan jumlah TKI ilegal tersebut terhitung sejak Januari hingga Oktober 2020.

“Mereka ditangkap polisi Malaysia karena tidak memeliki dokumen lengkap,” ujarnya.

Mayoritas TKI ilegal tersebut berasal dari daerah Pantai Utara (Pantura) Sampang, mulai dari Kecamatan Sokobenah, Banyuates, dan Ketapang.

“Kami sarankan bagi TKI yang hendak bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi agar keamanannya terjamin,” tutupnya. (Romi)

Carok Sampang Madura, Satu Orang Tewas

Foto : Istimewa / Ilustrasi google.

Carok atau perisitiwa berdarah kembali tejadi di Sampang, Madura, Jawa Timur, Sabtu (24/10/20). Kali ini, diduga akibat masalah hutang piutang MH dan TF teribat duwel bersenjata di Dusun Deman, Desa Tanjung, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.

Menurut Informasi yang dihimpun salsabilafm, peristiwa yang terjadi menjelang maghrib ini berujung kematian MF setelah mengalami beberapa luka sajam ditubuhnya.

“Satu orang meninggal dalam peristiwa ini, sedangkan satu orang lainnya, yakni TF masih menjalani perawatan,” ujar KBO Reskrim Polres Sampang, Ipda. Safriwanto, Minggu (25/10/20) malam.

Disampaikan dia, hingga saat ini, motif terjadinya carok tersebut belum dapat diketahui jelas, sebab terduga (TF) masih menjalani perawatan akibat luka dibagian mulut dan belum bisa dimintai keterangan.

“Namun menurut informasi di bawah, peristiwa yang terjadi pada sore menjelang Maghrib ini akibat masalah hutang dan kasus ini masih kami dalami,” pungkasnya. (Romi)

Raih Juara 1 Pemuda Pelopor Nasional, Abdul Rozak Sukses Harumkan Sampang

0

Abdul Rozak, pemuda asal Sampang Madura sukses mengharumkan tanah kelahirannya setelah sukses meraih penghargaan sebagai Pemuda Pelopor Nasional.

Penghargaan ini dia raih atas kemampuan serta kerja kerasnya menjadi seorang pemuda desa yang mampu mempelopori dan menggerakkan generasi muda lewat yayasan senyum desa yang ia bentuk.

Yayasan semyum desa merupakan perwujudan dari impiannya untuk mengubah pola pikir masayarakat Tenggher yang semula tidak begitu mementingkan pendidikan menjadi masyarakat yang begitu mementingkan pendidikan.

“Abdul Rozak terpilih mewakili Jawa Timur dan mampu menjadi Juara 1 Pemuda Pelopor Nasional setelah sebelumnya mampu menyisihkan kandidat lainnya,” ungkap Merry Ariawati, Kasi Pemberdayaan Pemuda Disporabudpar, Jum’at (23/10/20).

Seperti dilansir petajatim.com, Dengan bangga Merry menceritakan bahwa Zaki, sapa akrab Abdul Rozak merupakan pemuda luar biasa yang mampu menggerakkan pemuda-pemuda lainnya untuk aktif di bidang sosial.

“Bahkan Zaki mampu menciptakan jaringan di seluruh Indonesia sebanyak 20 kordinator yang bergerak di bidang sosial agama,” ucapnya.

Sementara itu, Abdul Rozak mengucapkan terimakasih terhadap pemerintah Desa Banjar Kecamatan Kadungdung, pemerintah Kabupaten Sampang dan semua pihak yang telah memberikan dukungan penuh terhadap dirinya.

“Saya ucapkan terimakasih atas semua pihak yang telah memberikan dukungan penuh mulai dari awal hingga ke titik ini,” ucapnya.

Kemudian ia mengajak semua pemuda untuk berkarya dan membuktikan bahwa anak muda bisa menjadi pelopor di setiap daerahnya. (Romi)

Sebuah Rumah Ludes Terbakar di Desa Tambaan Sampang

Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Kamis (22/10/20), sekitar pukul 17.40 Wib. Kali ini rumah milik H. Junawi (70), Warga Dusun Tengginah, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang yang habis terbakar.

“Setelah mendapatkan laporan kebakaran dari kepala Desa Tambaan sekitar pukul 18.30 Wib , kami langsung terjun ke kokasi dengan membawa  2 Unit Damkar dan 2 Tangki Suplay Air berikut 12 orang personil,” ujar M. Maftuh Fathur Rahman, Kepala Seksi (Kasi) Ops. Damkar Sampang.

Setibanya dilokasi, pukul 18.45 Unit pemadam kebakaran langsung berupaya melakukan pemadaman. Namun kobaran api baru bisa dijinakkan sekitar pukul 21.00 Wib.

M. Maftuh menjelaskan, menurut saksi mata, api diduga berasal arus pendek listrik (Konsliting Listrik). Bangunan rumah yang semi permanen yakni terbuat dari kayu dan papan membuat api cepat membesar.

Kemudian, pemilik rumah bersama warga berusaha melakukan pemadaman dengan menggunakan peralatan seadanya, namun usaha tersebut sia-sia sebab api susah di kendalikan.

“Khawatir api semakin membesar dan meluas ke area pemukiman warga yang ada di sekitarnya. Maka warga dan Kepala Desa  menghubungi kami,” terangnya.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Sedangkan korban material meliputi 1 unit Rumah, 1 Televisi (TV) 20 Inchi, 8 sak gabah kering, dan 2 set tempat tidur. (Romi)

Info Command Center Damkar Satpol PP Kab. Sampang.
Telp : 0323  321 142

Sepak Bola Api Meriahkan Peringatan Hari Santri Nasional di Sampang

0

Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2020, PCNU Kabupaten Sampang menggelar sepak bola api di Lapangan olahraga Pondok Pesantren (PP) Assirojiyyah Kajuk Sampang, pada Kamis (22/10/20) malam.

Nampak para santri yang tergabung dalam Pencak Silat Nahdlatul Ulama atau Pagar Nusa PAC Kedungdung Sampang begitu bahagia memaikan bola api bersama sejumlah santri PP. Assirojiyyah Kajuk.

Ketua Tanfidziyah PCNU Sampang, KH. Moh. Itqon Bushiri mengatakan, dalam mempringati HSN 2020, PCNU Kab. Sampang sejak awal telah mengikuti semua agenda peringatan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

“Kita sudah mengikuti dari awal live dengan PBNU yaitu mengikuti pembacaan sholawat Thibbil Qulub 1 Miliar, dan sebelum melaksanakan kegiatan sepak bola, kami mengajak semua pesarta yang hadir untuk membaca sholawat Thibbul Qulub 11 kali,” terangnya.

Sedangkan maksud dilaksanakannya sepakbola api adalah untuk meningkatkan hubungan solidaritas pertemanan dikalangan santri. Serta diharapkan permainan tradisional ini kembali diminati semua orang khususnya para generasi gadget.

“Harapannya mudah-mudahan banyak orang yang tertarik untuk bermain seperti ini, agar mengembalikan bahwa kita manusia adalah makhluk sosial yang butuh kepada orang lain,” pungkasnya. (Romi)

Simbol Perhargaan Radio Salsabila FM Terhadap Alm. Nyai HJ. Azizah Siradj

0

Penyerahan Sertifikat Kepada Perwakilan Keluarga Guru Kami Tercinta Alm. Nyai Hj. Azizah Sirajd, Sebagai Ucapan Terima Kasih dan Penghargaan Setinggi-tingginya, Atas Bimbingan dan Nasehat pada Program Ramadhan “Kuliah Subuh” di Salsabila fm .

Semoga Apa Yang Beliau Berikan Menjadi Pelita Dalam Kehidupan Kru dan Seluruh Pendengar Salsabila fm.

Wabup Sampang Hadiri Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana

0
Gelar apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana di Makodim Sampang. Foto : Kabag Protokol Pemkab Sampang.

Wakil Bupati (Wabup) Sampang, H. Abdulloh Hidayat menghadiri Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi yang bertempat di Lapangan Markas Komando Distrik Militer ( Makodim) 0828 Sampang, Rabu (21/10/20) pagi.

Turut hadir, Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Sampang Yuliadi Setiawan, Dandim 0828/Sampang Letkol Arm Mulya Yaser Kalsum, Kapolres Sampang, AKBP. Abdul Hafidz, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan pihak terkait lainnya.

Wabup Sampang, H. Abdulloh Hidayat menjelaskan dalam sambutannya, kegiatan ini bertujuan untuk memupuk komitmen dan sinergi semua pihak dalam kesiapsiagaan bencana.

Kita harus selalu siap siaga dalam mengatasi semua bencana seperti puting beliung, banjir, kekeringan dan bencana lainnya terutama di musim penghujan,” tegasnya.

Ia juga berharap, semoga tidak ada lagi banjir di Musim hujan setelah terlaksananya normalisasi sungai Kali Kamuning. (Romi)