Harga Tembakau Naik, Berikut Penjelasan Disperindag Sampang

Harga Tembakau Naik, Berikut Penjelasan Disperindag Sampang
Foto by istock.com

Keuntungan besar hasil panen tembakau pada musim panen kemarau tahun ini mulai dirasakan oleh para patani di kabupaten Sampang. Harga daun tembakau kering meningkat drastis bila dibanding tahun sebelumnya yang hanya dihargai jauh di bawah Rp. 50 ribu per kilogram.

Sedangkan untuk harga tembakau kualitas baik (tembakau gunung) pada musim panen tahun 2022 ini mencapai Rp. 51 per kilogram. Adapun kualias di bawahnya berkisar Rp 25.000 per kilogram,” kata Sapta Nuris Ramlan, Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Sampang.

Sapta Nuris Ramlan menjelaskan bahwa kenaikan harga tembakau tahun ini disebabkan oleh minimnya petani menanam tembakau di musim kemarau. Menurutnya, hal itu terjadi lantaran para petani sempat ragu untuk menanam atau tidak karena cuaca yang tidak menentu.

” Hal itu terjadi lantaran para petani di Kota Bahari sempat ragu, karena di awal musim kemarau kemarin cuaca tidak menentu. Bahkan, banyak tanaman tembakau milik sejumlah petani rusak akibat terlalu sering diguyur hujan,” ujarnya.

Dijelaskan pula, minimnya tanaman tembakau tidak hanya terjadi di Sampang, di daerah lainnya juga, di Pamekasan biasanya ada sekitar 35 hektare tanaman tembakau tapi musim ini hanya 20 hektare.

Ia menambahkan, tembakau merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Sampang yang telah menjadi jiwa masyarakat dan harga diri masyarakat Kabupaten Sampang. Tembakau belum tergantikan nilai ekonominya dengan komoditas lain.

“Dalam beberapa tahun terakhir, sebenarnya kondisi tembakau masih sama, tidak ada sesuatu hal istimewa yang membuat harganya menjadi semakin mahal, namun tahun ini mengalami kenaikan harga minimnya tanaman tembakau di Sampang,” pungkasnya. (Mukrim)

Leave a Reply

Your email address will not be published.