Hardiknas 2021, Kisah Rumah Desa Hebat Dengan Mimpinya Wujudkan 1000 Sarjana Anak Desa

Hardiknas 2021, Kisah Rumah Desa Hebat Dengan Mimpinya Wujudkan 1000 Sarjana Anak Desa
Penyerahan administrasi beasiswa dari orang tua siswa ke pendiri rumah Desa Hebat

Salah satu misi Rumah Desa Hebat pada tahun 2021, adalah mewujudkan 1000 sarjana untuk anak desa. Hal tersebut bukanlah hanya sekedar janji yang dicetuskan kemudian diabaikan begitu saja oleh pengikrarnya.

Buktinya, saat ini Abu Rizal sebagai Founder Rumah Desa Hebat telah memulai langkahnya untuk mewujudkan mimpi mulia itu. Sudah ada 8 pemuda desa yang saat ini ia bantu untuk mengenyam pendidikan di bangku perkuliahan.

Abu Rizal mengatakan bahwa Rumah Desa Hebat mempunyai Program 1000 Sarjana Untuk Anak Desa, tentu hal itu adalah komitmen yang benar-benar harus ia tunaikan sebagai Founder.

Hardiknas 2021, Kisah Rumah Desa Hebat Dengan Mimpinya Wujudkan 1000 Sarjana Anak Desa
Abu Rizal, Founder Rumah Desa Hebat menandatangani MuO bersama Akbid Graha Husada Sampang

Demi wujudkan itu, Rumah Desa Hebat saat ini telah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Akademi Kebidanan (Akbid) Graha Husada Sampang guna memfasilatasi pemuda desa yang kurang akses informasi tentang beasiswa.

“Rumah Desa Hebat menjembatani, saya mencoba menghubungi keluarga dan Kepala sekolahnya. Ketika mereka sudah sanggup, saya datangi rumahnya untuk menanyakan niat dan tujuannya, apa meraka betul-betul mau kuliah dan apakah kurang mampu dari segi finansial,” jelasnya.

Menurutnya, ketika ia melakukan itu, ternyata keterbatasan informasi dan keterbatasan biaya memang menjadi hambatan pemuda desa mewujudkan mimpi mereka untuk berkuliah.

“Saya terharu ketika orang tuanya curhat bahwa mereka ingin mengkuliahkan anaknya, tetapi mereka tidak mempunyai biaya, itu yang membuat saya tertampar sehingga saya harus melakukan ini,” ungkapnya.

Disampaikan, ada sebanyak 8 anak desa yang saat ini Rumah Desa Hebat bantu dan perjuangkan agar bisa lolos beasiswa KIP Kuliah di Akbid. “Kemarin saya bilang ke Akbid bahwa saya siap mengawal bukan hanya sampai hari ini tapi selama 3 tahun sampai mereka wisuda,” ucapnya.

“Intinya, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional ini, bagaimana janji 1000 sarjana saya tunaikan bukan hanya kata-kata dan sensasi. Bahkan saya telah mencoba koordinasi dengan berbagai macam kampus seperti IAIN, UNIRA, IT Telkom Surabaya untuk menembuskan adek-adek yang mau kuliah dengan beasiswa,” pungkasnya. (Romi)

Leave a Reply

Your email address will not be published.