Minggu, 17 Mei 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Sisir Perairan Pulau Mandangin, Tim SAR Belum Temukan Nelayan Hilang saat Melaut

Ach. Mukrim - Sunday, 17 May 2026 | 02:31 AM

Background
Sisir Perairan Pulau Mandangin, Tim SAR Belum Temukan Nelayan Hilang saat Melaut
Operasi pencarian korban tenggelam di Pulau Mandangin, Sampang. (Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Seorang warga Dusun Candin, Desa Pulau Mandangin, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, bernama Jumail (57), dilaporkan hilang setelah tercebur ke laut saat perahu yang ditumpanginya tersangkut karang, Sabtu (16/5/2026) petang kemarin.


Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Mohammad Hozin mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.50 WIB saat korban berada di bagian buritan kapal yang hendak menuju Pulau Mandangin. 


Berdasarkan keterangan dua saksi, yakni Hasim dan Hamdi, kapal yang ditumpangi korban sempat tersangkut karang ketika hampir tiba di lokasi tujuan. Benturan tersebut membuat korban terpental dari atas kapal dan jatuh ke laut.




"Korban berada di buritan kapal. Saat perahu tersangkut karang, korban terpental dan hilang di laut," kata Hozin dalam laporan operasi SAR H+1, Minggu (17/5/2026).


Setelah terjatuh, korban tidak lagi terlihat di permukaan laut. Warga dan awak kapal sempat melakukan pencarian awal di sekitar lokasi kejadian, namun korban belum ditemukan. 




"Korban diketahui memiliki riwayat stroke sehingga diduga mengalami kesulitan menyelamatkan diri setelah jatuh ke perairan," ungkapnya.


Dia memaparkan, operasi pencarian korban masih terus dilakukan hingga hari ini, Minggu (17/5/2026). Operasi pencarian melibatkan BPBD Sampang, Sat Polairud Polres Sampang, Basarnas Pos SAR Sumenep, perangkat desa, dan masyarakat setempat.


Sejumlah armada turut dikerahkan dalam operasi tersebut, meliputi perahu karet BPBD Sampang, speedboat BPBD, speedboat Sat Polairud Polres Sampang, perahu karet Basarnas, serta kapal nelayan milik warga.




"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di laut, terutama dalam kondisi kesehatan yang kurang baik dan cuaca yang tidak menentu," pungkasnya. (Mukrim)