KPID Jatim Berharap Radio Salsabila FM Terus Survive di Era Disrupsi Digital
Ach. Mukrim - Thursday, 05 September 2024 | 02:55 PM


salsabilafm.com – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur (Jatim) mengajak Radio Salsabila FM untuk terus melakukan peningkatan kapasitas. Hal itu penting dilakukan agar lembaga penyiaran radio dapat mempertahankan eksistensinya di era disrupsi digital.
"Tujuan kita ingin memastikan bahwa kawan-kawan di Radio Salsabila fm ini, masih tetap survive dan bisa optimal di tengah disrupsi yang ada. Saat ini televisi sudah menjadi korban dari perkembangan media," kata Ketua KPID Jatim, Immanuel Yosua Tjiptosoewarno saat melakukan monitoring ke Radio Salsabila fm, Rabu (4/9/2024).
Yosua menilai, saat ini Radio Salsabila sudah cukup survive dan menjadi bagian dari pemberdayaan masyarakat dalam menyuarakan kepentingan publik. Tinggal mengoptimalkan beberapa aspek, seperti penguatan media sosial, konvergensinya, dan penguatan off air.
"Jadi, ini yang harus dipertahankan," pesannya.
Yosua berharap radio Salsabila fm bisa menempatkan reporter di pusat pemerintahan di Jawa Timur dan di pusat (Jakarta), walaupun itu freelance. "Tujuannya untuk memberi tahu masyarakat madura terutama Sampang apa yang dilakukan oleh wakil-wakil mereka di eksekutif dan legislatif," ujarnya.
Pria berkaca mata itu menegaskan, akan terus mendukung Salsabila fm dengan melakukan pendampingan, dan memberikan masukan terkait perkembangan dan kemajuan radio. Misalnya melakukan penguatan jejaring sesama radio lainnya.
Menurutnya, menghadapi disrupsi digital, lembaga penyiaran radio tidak bisa sendiri, tapi perlu kolaborasi dengan berbagai pihak. Lembaga penyiaran, lanjutnya, juga perlu melakukan peningkatan skill yang berkaitan dengan teknologi digital.
"Salsabila harus menembus batas-batas frekuensi, misalnya dengan konvergensi dan penguatan skill," tandasnya.
Dia juga mengapresiasi Kyai Itqon Bushiri, Dirut Salsabila FM, yang telah mendukung lembaga penyiaran di Jatim. Kata Yosua, dukungan Kiai yang juga menjabat ketua PCNU Sampang itu sungguh luar biasa untuk lembaga penyiaran.
"Jadi kami di Jatim ini selalu memberikan apresiasi dan terharu ketika ada tokoh agama, tokoh masyarakat yang total mengawal radio ataupun TV, dan beliau ini luar biasa dan jangan sampai disia-siakan oleh kawan-kawan Salsabila," pesannya.
"Salsabila buat saya sudah cukup bagus untuk wilayah Sampang dan sekitarnya. Sudah saatnya untuk melejit, bahkan sudah enggak ada kotak kotaknya tapi harus targetnya itu regional-nasional," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Dewan Pers Terima 878 Pengaduan, Naik Dua Kali Lipat Dibanding 2024
4 months ago

11 Ribu Sapi di Jatim Terinfeksi PMK
a year ago

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jatim 10-16 Januari, Termasuk Madura
a year ago

KPU Jatim Umumkan Pemenang Pilkada 22 Daerah Tanpa Sengketa PHPU
a year ago

Khofifah-Emil Siap Hadapi Gugatan Risma-Gus Hans di MK
a year ago

Aliansi Mahasiswa Jatim Tolak Kenaikan PPN 12 Persen
a year ago

Kasus Kekerasan di Lembaga Pendidikan Terbanyak di Jatim
a year ago

413 Narapidana di Jatim Dapat Remisi Natal, Negara Hemat Rp 244 Juta
a year ago

Gunung Raung Erupsi, Ketinggian Abu Sekitar 2.000 Meter
a year ago

Kasus Dana Hibah Jatim, KPK Kembali Panggil Mantan Menteri Desa
a year ago





