Kasus Kekerasan Seksual Anak Berulang, MUI Sampang Soroti Pengawasan dan Pendidikan Moral
Syabilur Rosyad - Sunday, 13 September 2026 | 04:42 AM


salsabilafm.com – Kasus kekerasan seksual yang melibatkan anak di bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Kondisi tersebut mendapat sorotan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sampang yang menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius, terutama dari sisi pengawasan dan pendidikan moral generasi muda.
Sorotan itu muncul setelah kasus kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh tiga orang pelajar terhadap seorang siswi SMP berusia 13 tahun di wilayah Kecamatan Camplong.
Ketua Komisi Fatwa MUI Kabupaten Sampang, Kiai Achmad Rofik, mengaku prihatin atas kasus tersebut. Terlebih, para pelaku juga masih berusia di bawah umur.
"Sangat prihatin. Kekerasan seksual baik verbal maupun fisik atau apapun namanya tidak dapat dibenarkan baik menurut norma agama, moral maupun hukum," katanya, Sabtu (12/9/2026).
Pria yang akrab disapa Gus Rahmat itu menilai, sejumlah faktor dapat menjadi pemicu terjadinya tindakan asusila di kalangan generasi muda. Di antaranya akses terhadap konten pornografi, konsumsi minuman keras (miras), serta pergaulan bebas.
Menurutnya, kasus kekerasan seksual yang muncul dan menjadi perhatian publik belum tentu menggambarkan keseluruhan persoalan yang terjadi di masyarakat.
"Fenomena ini semacam gunung es. Artinya yang nampak dan viral di media hanya sebagian kecil yang terberitakan dari kasus-kasus yang mungkin sangat banyak terjadi," imbuhnya.
Ia mengingatkan, kasus kekerasan seksual yang terus berulang tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Sebab, kondisi tersebut dinilai dapat mengancam akhlak dan moral generasi muda.
"Padahal kita saksikan bahwa dengan semakin permisif dan abainya masyarakat atas kerusakan pergaulan dan merebaknya kemesuman di kalangan generasi muda, jelas sangat mengancam akhlak dan moralitas generasi penerus bangsa," ujarnya.
MUI Sampang juga menilai pencegahan kekerasan seksual tidak cukup hanya dilakukan setelah kasus terjadi. Penguatan pendidikan agama, pengawasan orang tua, serta kepedulian lingkungan terhadap perkembangan anak dinilai perlu ditingkatkan.
Gus Rahmat mendorong adanya sinergi antara pemerintah, pemangku kepentingan, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat untuk mencegah kasus serupa kembali terjadi.
"Lingkungan yang peduli sangat menentukan arah pendidikan moral masyarakat. Maka perlu sinergi dari seluruh pihak untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali," pintanya.
Selain pengawasan, ia juga mendorong penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Pembinaan mental dan spiritual serta kegiatan positif bagi siswa dinilai penting untuk menumbuhkan rasa simpati dan empati terhadap sesama.
"Dalam sistem pendidikan kita, harusnya lebih dikuatkan lagi pembinaan mental, spiritual, serta penerapan kurikulum berbasis budaya dan akhlak," ungkapnya.
Sementara terkait para pelaku, Gus Rahmat menegaskan proses hukum harus tetap ditegakkan secara adil dan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga meminta aparat kepolisian, khususnya Polres Sampang, menangani kasus tersebut secara serius.
"Tindakan ini sudah merusak martabat dan harga diri seseorang serta keluarganya. Maka, pelaku harus dihukum seadil-adilnya. Secara syariah, korban wajib dibela dan dilindungi," tandasnya. (Syad)
Next News

Enam Korban Meninggal dalam Kecelakaan Virgo Transport 8
6 hours ago

Gunung Bromo Ditutup Total Akibat Kebakaran Hutan
6 hours ago

KM Virgo Transport 8 Miring di Perairan Masalembo, Satu Orang Tewas
7 hours ago

Madura United kalahkan PSS Sleman 3-1 di Maguwoharjo
7 hours ago

Laka Lantas Bus Dengan Motor di Blega Bangkalan Dua Orang Meninggal
7 hours ago

Basarnas Perluas Area Pencarian untuk Menemukan Jurnalis Hilang Kontak
a day ago

Ayah di Bangkalan Ajak Anak 13 Tahun Curi Motor dan Ponsel untuk Kelabui Korban
a day ago

Gempa M5,9 Guncang Kepulauan Seribu, Tak Berpotensi Tsunami
a day ago

HCML Dukung Peningkatan Kompetensi Wartawan Melalui UKW
a day ago

Harga Sejumlah BBM Nonsubsidi Naik, Pertamax dan Pertalite Tetap
a day ago




