Tunggu Perampungan Sport Center, Bundaran Kota Sampang Masih Berupa Angan

Tunggu Perampungan Sport Center, Bundaran Kota Sampang Masih Berupa Angan
Lapangan Olah Raga Wijaya Kusuma Sampang

Rencana pembangunan Alun-Alun Sampang membutuhkan proses panjang. Selain harus mematangkan perencanaan, Pemkab juga harus mencari dan menyiapkan dana sekitar 15 – 20 miliar rupiah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang Faisol Ansori mengatakan, pembangunan Alun-Alun Sampang rencananya bertempat di Lapangan Wijaya Kusuma.

Sedangkan untuk sarana olah raga di Lapangan Wijaya Kusuma nantinya dipindah ke Kelurahan Dalpenang.

“Kita masih menunggu proses pembangunan sport center. Kita tidak bisa bergerak kalau pembangunan sport center belum terealisasi. Pandemni Covid-19 sangat berdampak, kita harus merefocusing anggaran,” katanya.

Ia menjelaskan, dalam pembangunan mega proyek yang juga disebut Bundaran Kota Sampang itu, DLH tidak mengandalkan anggaran daerah. Apalagi, dana yang di butuhkan tidak sedikit.

“Kita akan berusaha mencari sumber dana dari pusat, setidaknya kita harus menyiapkan 15 – 20 miliar rupiah,” tuturnya.

Faisol mengakui pembangunan Bundaran Kota Sampang tidak bisa dilaksanakan tahun ini. Nantinya pembangunan akan didesain terbuka berbentuk busur lingkaran. Di tengah alun alun akan dibangun ikon karapan sapi.

“Anggarannya cukup besar karena harus bangun badan jalan baru. Ikon karapan sapi juga mahal karena ukurannya dua kali lipat dibanding aslinya,” tutupnya. (Mukrim)

Leave a Reply

Your email address will not be published.