Talk Show FPRB, Kepala Puskesmas Kedungdung Ungkap Pernah Positif Covid-19

Talk Show FPRB, Kepala Puskesmas Kedungdung Ungkap Pernah Positif Covid-19
Sesi foto bersama seusai talk show FPRB Sampang, Selasa (1/6/2021) malam.

Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kabupaten Sampang berkolaborasi dengan Puskesmas Kedungdung, berbincang seputar perjuangan tenaga kesehatan di tengah wabah pandemi Covid-19.

Perbincangan tersebut dikemas dalam Talk Show interaktif yang digelar di Radio Salsabila, Jalan Jaksa Agung Suprapto Pliyang Sampang, Selasa (1/6/2021) malam.

Sebagai narasumber, mulanya Kepala Puskemas Kedungdung, Zahruddin S.Kep, Ns M.Kes menyampaikan bahwa Covid-19 sama seperti virus lainnya, hanya saja penyebarannya khusus dari pernafasan.

Talk Show FPRB, Kepala Puskesmas Kedungdung Ungkap Pernah Positif Covid-19
Narasumber, Dokter Hilmi (Kemeja pink) dan Zahruddin Ka Puskesmas Kedungdung

Maka dari itu, diharuskan menggunakan masker terutama untuk masyarakat yang memiliki penyakit penyerta. Selain masker juga perlu mencuci tangan, menjaga jarak, menjahui kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Covid-19 ini harus diwaspadai karena meski tidak terlihat tapi dampaknya nyata,” ungkap Zahruddin kepada pendengar setia Salsabila FM.

Untuk menggambarkan perjuangan tenaga kesehatan di tengah pandemi, Zahruddin menceritakan bahwa dirinya juga sempat terpapar Covid-19 ketika berjuang melawan virus dari Wuhan China ini.

Dirinya dinyatakan positif Covid-19 pada akhir Desember sampai awal Januari 2021. Jika dapat memilih, ia lebih baik sakit yang lain seperti patah tulang, karena Covid menyerang pernafasan yang taruhannya nyawa.

“Saya sangat berjuang melawan Covid-19, saya masuk rumah sakit dengan oksigen, bahkan oksigen yang digunakan tidak cukup dengan yang biasa, tapi khusus dengan high oksigen,” ungkapnya.

Dari pengalaman tersebut, Zahruddin lebih semangat mengkampanyekan bahwa Covid itu ada. “Itu adalah pengalaman yang melelahkan. Semoga pengalaman buruk saya ini tidak dialami orang lain,” harapnya.

Sementara itu, Dokter Hilmi yang juga turut menjadi narasumber dalam kegiatan ini mengingatkan bahwa pandemi belum berakhir dan berpesan tetap waspada tanpa takut berlebih serta harus mengedepankan prokes 5 M.

“Rumah itu adalah tempat yg aman dan nyaman, ketika kita keluar rumah harus menjaga prokes 5 M, agar tidak membawa virus saat pulang. Semua anggota keluarga harus saling mengingatkan, menjaga dan mendoakan,” ujarnya. (Romi)

Leave a Reply

Your email address will not be published.