Pelabuhan Tanglok Dangkal, Berikut Upaya Dishub Sampang !

Pelabuhan Tanglok Dangkal, Berikut Upaya Dishub Sampang
Dangkal, Pelabuhan Tanglok ketika air laut surut, Jum’at (4/12/20).

Kapal penumpang yang mengantarkan warga dari Pulau Mandangin ke Kota Sampang ataupun jalur sebaliknya hanya bisa berlayar saat kondisi air laut pasang.

Hal ini membuktikan, Pelabuhan Tanglok yang terletak di Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura memiliki keterbatasan dalam beroperasi.

Doni seorang nakhoda kapal penyeberangan menjelaskan jika memaksakan, kapal penumpang akan kandas bila berlayar dalam kondisi air laut surut karena kondisi air di muara sangat dangkal.

“Jadi bagi warga yang hendak berpergian ke Pulau Mandangin itu harus mengikuti jadwal yang sudah diberitahukan oleh para pemilik kapal penumpang, Jika tidak, maka harus menunggu keesokan harinya karena waktu sudah memasuki kondisi air laut surut,” Jum’at (4/12/2020).

Keterbatasan beroperasinya Pelabuhan Tanglok akan secepatnya berakhir dikarenakan Dishub Sampang sudah melakukan pengajuan untuk upaya pengerukan sungai.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Dinas Perhubungan Sampang mengaku telah melakukan pengajuan untuk upaya pengerukan sungai.

Tujuannya, untuk memperdalam sungai agar kapal penumpang dapat beroperasi dengan bebas, tanpa melihat kondisi pasang surut air laut.

Sekretaris Dishub Sampang, Yulis Juwaidi menyampaikan, pengajuan upaya pengerukan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur sudah dilakukan dari 2019 kemarin.

Namun, pandemi Covid-19 mengakibatkan upaya pengerukan tertunda, terlebih program itu dinilai akan menghabiskan dana besar.

Sementara, untuk upaya pengerukan akan dilakukan di sejumlah titik sungai dari muara hingga tiba di Pelabuhan Tanglok.

“Terutama di area muara karena kondisinya terdapat banyak lumpur,” pungkasnya. (Mukrim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *