Ojek Gerobak Usaha Dadakan Warga Blega Saat Banjir

Ojek Gerobok Usaha Dadakan Warga Blega Saat Banjir
Semangat : Tukang ojek gerobak saat melakukan aksinya

Banjir yang menggenangi ruas jalan nasional serta permukiman warga di Kecamatan Blega, Bangkalan, Madura, Jawa Timur dimanfaatkan sejumlah warga menjadi ajang mata pencaharian dadakan untuk mendulang rupiah.

Pendulangan sejumlah rupiah itu dimanfaatkan warga setempat dengan usaha ojek gerobak. Mereka menawarkan jasa angkut kendaraan menggunakan gerobak bagi pengendara roda 2 yang hendak melalui banjir.

Menurut pantauan Salsabilafm.com, Kamis (31/12/2020) pagi, nampak sejumlah ojek gerobak mengangkut kendaraan dari titik depan Puskesmas Blega mengarah ke arah Pasar Blega, hingga melewati banjir sebagai titik terbarunya.

Para ojek gerobak tersebut memberikan tarif Senilai Rp 50.000 bagi para pengendara roda dua untuk dapat menikmati layanan tersebut.

“Untuk tarifnya tergantung tingginya air mas, kalau cuma setinggi lutut cuma 50-70 ribu, tapi kalau air tinggi saya naikkan Sampai 250 ribu,” kata Andi (38) salah satu tukang ojek grobak.

Dengan tempat duduk yang tinggi, gerobak banjir tersebut membuat penumpangnya tetap kering. Cara kerja ojek gerobak didorong dan ditarik bersama-sama oleh sekitar 4-5 orang, satu diantaranya bertugas sebagai penarik gerobak.

Ojek Gerobok Usaha Dadakan Warga Blega Saat Banjir
Persiapan : ojek gerobak menerobos banjir

Samsuri seorang penumpang ojek grobak mengaku sangat terbantu dengan adanya ojek grobak tersebut. “Sangat sangat membantu mas, cuma tarifnya mahal,” ungkapanya tersenyum.

Sebagai informasi, banjir di kawasan tersebut sebelumnya memilki tinggi hampir satu meter. Hingga waktu pagi tadi banjir telah surut hingga setinggi 80 centimeter, dan masih cukup berat untuk dapat dilewati kendaraan roda dua. (Mukrim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *