Minim Anggaran, Benda Bersejarah di Sampang Belum Terdokumentasi Maksimal

Benda peninggalan sejarah di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa timur, masih belum terdokumentasi secara maksimal. Saat ini yang terkumpul hanya 50% saja.

Arsiparis Ahli Muda Disarpus Sampang Fathor Rosi menyampaikan, Pemerintah terus berupaya menelusuri benda-benda peninggalan sejarah di setiap kecamatan, sampai saat ini masih banyak yang belum terdata.

“Anggaran untuk penelusuran benda bersejarah tersebut terbatas, bahkan kami tidak mengetahui jumlah total anggaran yang diberikan pemerintah,” katanya.

Ia mengungkapkan, benda-benda bersejarah perlu didata agar bisa dipelajari oleh masyarakat umum. Untuk itu, pihaknya mengabadikan dalam bentuk foto dan dilengkapi narasi untuk memudahkan masyarakat membaca.

“Perhatian generasi muda sekarang masih kurang, makanya kami undang sekolah untuk berkunjung ke wamas (wisata arsip masyarakat),” katanya.

Rosi menambahkan, dikumpulkan sejak 2019, jumlah koleksi peninggalan sejara di Wamas totalnya 1.120. Tendiri dari foto bersejarah sebanyak 700 figora, foto templet 400 koleksi, dan 20 khazanah arsip jadul. (Mukrim)

Leave a Reply

Your email address will not be published.