Kuota Pupuk Menurun, Dispertan Sampang Terapkan Pupuk Mudah Murah

Kuota Pupuk Menurun, Dispertan Sampang Terapkan Pupuk Mudah Murah
Gigih : Petani di Kabupaten Sampang melakukan aktivitasnya

Kuota pupuk bersubsidi dari Kementerian Pertanian (Kementan) menurun, Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur menghimbau agar petani menghemat penggunaan pupuk.

Plt Kepala Dispertan Kabupaten Sampang, Suyono mengatakan bahwa kondisi kuota pupuk dari Kementrian Pertanian menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

Sehingga, selain harus bisa menggunakan pupuk sesuai rekomendasi penanaman, para petani di Kota Bahari harus bisa menerapkan pupuk mudah dan murah.

“Penerapan pupuk mudah dan murah itu melalui pemanfaatan pupuk Organik Petroganik yang sudah difermentasi dengan pupuk tertentu,” ujarnya, Selasa (15/12/2020).

Untuk cara pembuatan, para petani hanya cukup menyediakan pupuk Urea subsidi dengan pupuk organik Petroganik, kemudian dicampur dan difermentasi antara tiga sampai lima hari.

Sedangkan, untuk bahan fermentasinya menggunakan EM4 ditambah satu gelas tetes atau larutan gula pasir. Lalu di semprotkan ke campuran Urea sampai lembab.

“Setelah itu, dimasukkan ke dalam sak, ikat dengan tali yang kuat dan letakkan tiga sampai lima hari baru bisa di pakai,” terangnya.

Suyono menambahkan, nantinya nitrogen tersebut akan beralih ke butiran-butiran organik Petroganik. Keuntungannya, organik Petroganik ini lebih murah hanya seharga Rp. 20 ribu persak.

“Nitrogen yang sudah tercampur, kandungannya lebih banyak, sehingga kalau dari 20 kg Urea akan menjadi 40 kg,” tutupnya. (Mukrim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *