Kopri PC PMII Sampang Kembali Desak Kepolisian Tangkap Sisa Pelaku Pelecehan Seksual.

i11

Dalam rangka mengawal penanganan tindak kekerasan seksual terhadap wanita, Korps PMII Puteri (KOPRI PC PMII) Kabupaten Sampang kembali menggelar aksi turun jalan di depan Mapolres setempat, Kamis (8/10/20) siang.

Kali ini, Kopri PC PMII Sampang tidak menurunkan massa besar. Nampak hanya sekitar 25 lebih mahasiswi yang berdiri tegap membentangkan baleho sepanjang 10 meter bertuliskan “Menolak Lupa, Tangkap Semua Pelaku Kekerasan Seksual di Kabupaten Sampang” dan kertas kekecewaan lainnya.

Ketua Kopri PC PMII Sampang, Raudatul Jannah mengungkapkan, aksi ini merupakan tuntutan Kopri PC PMII agar Polres Sampang lebih tegas dalam menangani kasus kekerasan seksual di Kab. Sampang.

i11b

“Do not let the recurrence of cases of immoral acts that took 9 months to 10 months to occur again in Sampang Regency,”  he said to the media crew.

Ia menjelaskan, dalam kasus ini Kopri PC PMII sebenarnya tidak menuntut Kapolres Sampang hadir menanggapi. Mereka hanya ingin semua masyarakat tahu bahwa Sampang sedang berada pada zona merah kekerasan seksual yang semakin meningkat.

“Ini merupakan tindak lanjut dari aksi 24 September lalu. Kami memberi waktu paling lambat satu bulan pada Polres Sampang untuk menangkap sisa pelaku yang sudah menjadi ODP,” tutupnya.

Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP. Ricky Donairy memberikan penjelasan terhadap insab pers.

Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Ricky Donairy menjelaskan bahwa pihaknya tetap menindak lanjut kasus tersebut. dan menegaskan tidak ada satupun kasus yang pihaknya abaikan.

“Terakhir kali unjukrasa PMII, baru satu tersangka yang kami amankan. Tapi saat ini alhamdulillah kami sudah mengkap 4 pelaku. Hal ini menunjukkan bahwa kami bekerja dan tidak mengabaikan apa yang di sampaikan PMII,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus berupaya melacak dan menagkap 2 tersangka lainnya. karena keduanya saat ini tidak ada di Sampang dan belum diketahui keberadaannya. (RM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *