Hujan Terus Melanda, Bibit Tembakau Petani Sampang Terancam Membusuk

Hujan Terus Melanda, Bibit Tembakau Petani Sampang Terancam Membusuk
Lesu, kondisi bibit tembakau petani di daerah Pangelen usai diguyur hujan

Hujan yang melanda wilayah kabupaten Sampang dalam beberapa hari terakhir mulai mengancam nasib budidaya tembakau pada musim tanam tahun ini.

Pasalnya, petani yang sejak beberapa minggu terakhir ini menanam bibit tembakau, harus melihat daun dan batang yang berumur muda layu dan terancam membusuk.

Akibat cuaca yang tak menentu ini, banyak petani tembakau di wilayah Kabupaten Sampang kelimpangan kebingungan.

Pantauan salsabilafm.com di lapangan, Kamis (24/6/2021), ladang budidaya yang baru saja ditanami, terlihat basah hingga petak sawah tergenang air hujan.

Sementara batang bawah yang masih berusia beberapa hari nampak terancam membusuk.

Moh. Toni (38), petani tembakau di Desa Pangelen mengaku khawatir jika hujan kembali turun beberapa hari kedepan, bibit yang ia tanam akan mati dan memicu kerugian karena harus menyiapkan bibit pengganti.

“Stok bibit tembakau kami tinggal setengah, sedangkan hujan yang tiba-tiba datang telah merusak bibit kami,” ucapnya mewakili keluhan petani di desa pengelen.

Toni juga mengatakan, jika hujan masih datang dalam sepekan kedepan, petani tembakau dipastikan tidak akan menanam tembakau, petani akan gagal tanam karena musim tanam habis akhir bulan ini.

“Bibit saya hancur karena hujan ternyata masih turun, sedangkan stok bibit tembakau sudah sangat terbatas, kalau terus begini mungkin kami stop aja,” keluhnya. (Mukrim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *