Harapkan Peningkatan, Formasa Gelar Aksi Turun Jalan, Ini Respon Pemerintah Daerah!

Harapkan Peningkatan, Formasa Gelar Aksi Turun Jalan, Ini Respon Pemerintah Daerah!
Ketua Formasa Arifin MA saat menyampaikan aspirasi di depan Kantor Pemkab Sampang. (Foto: Fahromi N)

Mengevaluasi 3 tahun kepimimpinan Bupati Sampang, Forum Mahasiswa Sampang (FORMASA) melakukan aksi turun jalan menyampaikan aspirasi yang mereka sebut sebagai kritik transformatif.

Suara aspirasi sekitar 70 lebih mahasiswa tersebut disampaikan melalui mimbar bebas di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Kamis (3/2/2022) sekitar pukul 10.00 Wib.

Secara garis besar, ada sejumlah hal yang perlu dievaluasi dari 3 tahun kepemimpinan Bupati Sampang, H Slamet Junaidi. Hal tersebut berkaitan dengan Visi-Misi Sampang Hebat dan Bermartabat.

Pertama terkait misi mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Catatannya, saat ini angka putus sekolah masih tinggi, serta dilema jabatan Kepala Dinas Pendidikan yang merangkap Plt Kepala Dispenduk Capil.

Kedua, misi mewujudkan kemandirian ekonomi daerah dan perdesaan. Hanya saja, minimnya lapangan kerja, ekonomi kreatif dan gagalnya mendatangkan investor serta beberapa hal lainnya menjadi sorotan mahasiswa.

Terakhir, mewujudkan harmonisasi kehidupan masyarakat yang waspada, tanggap tertib, damai dan bersatu. Sayangnya, transparansi data berbasis IT, maraknya kasus pelecehan seksual, dan gagalnya melaksanakan Pilkades menjadi catatan penting.

“Kami meminta Bupati Sampang untuk memberikan bukti nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masayarakat kecil. Bukan hanya prestasi dan piagam penghargaan bersifat klaim dan ceremonial,” jelas Arifin MA, Ketua Formasa.

Harapkan Peningkatan, Formasa Gelar Aksi Turun Jalan, Ini Respon Pemerintah Daerah!
Waki Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat saat menemui peserta aksi. (Foto: Fahromi N)

Sayangnya, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi belum bisa menemui masa aksi karena masih dalam perjalanan dinas ke luar kota. Beruntung, Wakil Bupati H. Abdullah Hidayat berkenan menemui dan mendengarkan aspirasi mahasiswa.

Wakil Bupati Sampang, H. Abdullah Hidayat menjelaskan bahwa Pemerintah dan mahasiswa memiliki niat yang sama untuk membangun Sampang lebih baik. Hanya saja hal itu tidak mudah terlebih dengan kondisi saat ini.

Untuk itu, Ia meminta mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya dengan cara yang lebih baik seperti duduk bersama atau audiensi, tanpa harus menggelar aksi demonstrasi atau turun jalan.

“Kita memiliki niat yang sama, mari kita duduk bersama dan hadapi semua ini bersama. Kami Pemerintah Kabupaten Sampang tidak pernah menutup pintu untuk semua teman-teman mahasiswa,” tegasnya.

Untuk diketahui, unjuk rasa ini merupakan buntut kekecewaan Forum Mahasiswa Sampang terhadap Bupati yang tidak bisa menemui sebanyak 10 orang mahasiwa yang hendak melakukan audiensi pada 31 Januari 2022 lalu. (Romi)

Leave a Reply

Your email address will not be published.