Demi Menafkahi Keluarga, Seorang Pedagang Sate Keliling Tetap Berjualan di Tengah Banjir

Demi Menafkahi Keluarga, Seorang Pedagang Sate Keliling Tetap Berjualan di Tengah Banjir
Syamsuri, pedagang sate keliling yang tetap berjualan saat banjir

Syamsuri (40), seorang pedagang sate keliling asal Jalan Imam Bonjol Sampang, Madura, Jawa Timur tetap nekat berjualan meski di tengah banjir.

Hal ini diketahui salsabilafm com, Senin (11/1/2021) pagi, ketika memantau ketinggian banjir di wilayah Jalan Pemuda Baru.

Nampak semangat Syamsuri tidak surut untuk mengais rejeki meski dia mengalami kesulitan untuk mendorong gerobak menerjang banjir.

Saat ditanya alasannya berjualan saat banjir, Syamsuri mengaku tetap nekat berjualan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya

“Daripada diam, mending jualan, nunggu airnya surut, kita belum tahu kapan akan surut. Apalagi sekarang musim hujan, sedangkan anak dan istri saya perlu makan dan kepentingan sekolah lainya,” ujarnya.

Syamsuri mengungkapkan, ketika banjir jumlah pembeli dagangannya mengalami penurunan, untuk itu dia terpaksa menaikkan harga sate yang ia jual menjadi Rp. 12.000 per porsi.

“Karena banjir terpaksa saya naikkan 2 ribu, biasanya saya jual 10 ribu per porsi tapi sekarang saya jual 12 ribu,” ucapnya.

“Sepi enggak ada yang beli, biasanya pandapatan saya sekitar 200 ribu. Sekarang karena banjir baru dapat Rp 50 ribu,” keluhnya. (Mukrim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *