Jumat, 28 Agustus 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Prabowo Minta Jasa Ulama dan Kiai Kampung Tak Dilupakan

Ach. Mukrim - Thursday, 27 August 2026 | 06:15 AM

Background
Prabowo Minta Jasa Ulama dan Kiai Kampung Tak Dilupakan
Prabowo saat memberikan sambutan di acara muktamar NU ke- 35. (Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta masyarakat tidak melupakan jasa para ulama dan kiai dalam perjalanan bangsa Indonesia. Menurutnya, kontribusi ulama tidak hanya terlihat dalam sejarah perjuangan kemerdekaan, tetapi juga dalam menjaga kehidupan sosial masyarakat hingga saat ini.


Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) dengan tema "Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmat untuk Kemaslahatan Bangsa", di Tambak Beras, Jombang, Kamis (27/8/2026). 


Prabowo menilai para ulama memiliki peran penting dalam menjaga akhlak generasi muda, kerukunan antarumat beragama, serta kedamaian di tengah masyarakat.




Dia secara khusus mengingatkan agar jasa para kiai di tingkat kampung juga mendapat penghargaan. Menurutnya, banyak kiai yang bekerja untuk masyarakat tanpa dikenal luas dan tanpa mengharapkan imbalan dari negara.


"Jangan sekali-kali melupakan jasa ulama yang terkenal maupun kiai kampung yang mungkin namanya tidak pernah masuk televisi," ujar Prabowo.




Prabowo menyebut para kiai kampung setiap hari ikut menjaga akhlak anak-anak, merawat kerukunan umat dan antarumat, serta menciptakan kedamaian di desa. Mereka juga terus mendoakan bangsa tanpa meminta sesuatu kepada negara.


Selain peran sosial, Prabowo mengingatkan kontribusi ulama dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Dia mencontohkan peran para kiai dan santri dalam pertempuran di Surabaya pada Oktober-November 1945.


Menurutnya, kemerdekaan Indonesia tidak hanya perlu dikenang dari momentum proklamasi di Jakarta, tetapi juga dari perjuangan mempertahankan kemerdekaan di berbagai daerah.




"Jas merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah," kata Prabowo, mengutip pesan Bung Karno.


Prabowo kemudian menyampaikan penghormatan kepada para kiai, ulama, nyai, serta para santri. Dia menilai keberadaan mereka merupakan bagian penting dalam menjaga ketahanan sosial dan persatuan bangsa.




"Kalau NU rukun, Indonesia rukun. NU bersih, Indonesia bermartabat," pungkasnya. (Mukrim)