Selasa, 6 Oktober 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

50 Persen Penduduk Ditargetkan Terdata dalam Perlinsos Digital

Redaksi - Monday, 05 October 2026 | 05:47 AM

Background
50 Persen Penduduk Ditargetkan Terdata dalam Perlinsos Digital
Menteri Sosial Saifullah Yusuf. (Istimewa/)

salsabilafm.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menargetkan 50 persen penduduk Indonesia sudah terdata dalam sistem digital Perlindungan Sosial (Perlinsos) hingga Desember 2026.


Perlinsos Digital dikembangkan pemerintah untuk melindungi masyarakat miskin dan rentan sekaligus memastikan penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran.


"Penggunaan teknologi harus mampu menghadirkan keadilan, bukan sekadar mempercepat proses administrasi. Karena itu, kualitas data dan partisipasi masyarakat tetap menjadi faktor penting," kata Saifullah Yusuf saat peluncuran Program Gerakan Peduli Tetangga di Makassar, Minggu (4/10/2026).




Gus Ipul menjelaskan, pemerintah mengintegrasikan berbagai basis data, di antaranya data kependudukan Dukcapil, Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), serta data dari PLN, kepolisian, Kementerian ATR/BPN, dan Kementerian Hukum.


Melalui sistem tersebut, masyarakat dapat melakukan registrasi ulang, mengusulkan warga yang dinilai layak menerima bantuan, maupun menyanggah data penerima yang dianggap tidak sesuai.




Pemerintah juga membuka kesempatan menjadi Agen Perlinsos bagi ketua RT/RW, pemuda, organisasi kemasyarakatan, komunitas perempuan hingga insan pers untuk membantu warga yang kesulitan mengakses layanan digital.


"Diutamakan yang paling dekat, apakah itu saudaranya atau tetangganya, agar mereka yang selama ini terlewat oleh data bisa masuk dalam sistem," ujarnya.


Perlinsos Digital juga dilengkapi teknologi biometrik atau pengenalan wajah untuk memverifikasi identitas penerima bantuan.




Digitalisasi bansos sebelumnya telah diuji coba di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, sebelum diperluas bertahap ke 42 kabupaten/kota, termasuk Makassar. Sistem tersebut ditargetkan mulai diterapkan secara nasional pada 2027. (*)