Alokasi Pupuk Bersubsidi Turun, Disperta KP Sampang: Cukup Tidak Terjadi Kelangkaan

Alokasi Pupuk Bersubsidi Turun, Disperta KP Sampang: Cukup Tidak Terjadi Kelangkaan
Kepala Disperta KP Sampang, Suyono saat ditemui di ruangannya. (Foto: Mukrim)

Pemerintah menetapkan alokasi pupuk bersubsidi untuk Kabupaten sampang tahun 2022 sebanyak 92,942 ton. Alokasi berbagai jenis pupuk subsidi tersebut mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Kabupaten Sampang, Suyono mengatakan, dari 6 jenis pupuk bersubsidi yang dialokasikan, terdapat 4 jenis pupuk yang mengalami penurunan.

Empat jenis pupuk tersebut diantaranya, pupuk Urea dari 35,443 ton menjadi 30. 258 ton, ZA dari 10.855 ton menjadi 9.033 ton, SP-36 dari 14,104 ton menjadi 10.086 ton, dan NPK dari 21,205 ton menjadi 19.831 ton.

Sedangkan untuk 2 jenis pupuk sisanya, yakni Petroganik dan cair mengalami kenaikan jatah. Untuk jenis Petroganik dari sebelumnya 11,490 ton naik menjadi 23.451 ton. Sementara, pupuk cair kini sebanyak 2.83 ribu liter.

“Pupuk tersebut disalurkan ke petani yang telah tercatat dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) Sampang,” ujarnya.

Suyono menyampaikan, dari tahun ke tahun alokasi pupuk subsidi petani di Kabupaten Sampang terus menurun. Namun menurutnya, bukan hanya di Sampang, hal tersebut juga berlaku untuk daerah lain.

Dijelaskan, pembagian kouta pupuk bersubsidi disesuaikan dengan kondisi kebutuhan pertanian di daerah. Namun menurutnya, meski ada penurunan, hingga kini masih belum terjadi kelangkaan pupuk di Sampang.

“Di sampang masih belum terjadi kelangkaan pupuk, baik itu jenis Urea dan pupuk lainnya. Sebab hingga kini petani masih tercukupi dengan ketersediaan pupuk yang ada,” tutupnya. (Mukrim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *