Adu Domba Senjata Utama Kehancuran Bangsa – Salsabila FM

Adudomba Senjata Utama Kehancuran Bangsa
Foto : Ilustrasi (flickr.com)

Berkecamuknya permasalahan di negeri ini yang tak kunjung usai, media sosial menjadi tombak utama dalam perlonjatan masalah, sehingga sebagian masyarakat ada yang pro dan kontra, adu domba dimana-mana pun terjadi, terjadilah saling tuduh menuduh, saling balas membalas komentar dan tak luput saling caci mencaci. pihak satu menyalahkan pihak kedua, sedangkan pihak kedua menyalahkan pihak kesatu. Yang sangat di miriskan ialah adu domba kian memuncak, sehingga terjadi keresahan di mana-mana, para ‘ulama’, para habaib di jadikan senjata dalam bergejolaknya permasalahan ini.

Adu domba merupakan sesuatu yang sangat dilarang dalam agama Islam karena memercikkan benih-benih pertikaian. Adu domba ini dalam pemaknaan yang lebih luas bukan hanya sebatas mengadu binatang domba melainkan sebuah ungkapan yang bermakna mengabarkan keburukan seseorang kepada orang lain, saling menghasut, sehingga menimbulkan permusuhan. Dalam istilah Islam, adu domba ini disebut dengan namimah.

Imam Nawawi berpendapat bahwa namimah merupakan perbuatan yang sangat tercela karena seseorang menyampaikan kabar tentang seseorang kepada orang lain dengan tujuan merusak hubungan di antara mereka. Namimah bukan hanya bisa merusak perorangan saja akan tetapi merusak sistem keutuhan daerah, kota dan keutuhan negara, keutuhan negara bisa tercerai berai karena adanya Namimah dalam ruang lingkup tersebut.

Berdasarkan sebuah hadis, Rasulullah saw bersabda, “Maukah kalian aku beritahu tentang orang-orang yang paling buruk di antara kalian? Yaitu orang-orang yang kerjanya mengadu domba (menghasut), yang gemar menceraiberaikan orang-orang yang saling mengasihi (bersahabat), dan yang suka mencari kekurangan pada manusia yang tidak berdosa.” (HR. Al-Bukhari)

Hadits di atas menunjukkan bahwa namimah atau adudomba merupakan seburuk-buruknya prilaku manusia karena dengan adu domba orang yang saling mengasihi bisa bermusuhan, orang yang saling bersilaturrohmi bisa saling memutuskan ikatan silaturrohmi bukan hanya itu saja, keutuhan negara yang seharusnya tentram dan damai, menjadi bersikukuh saling salah menyalahkan, keresahan terjadi di berbagai kalangan.

Ciri-ciri dari terjadinya adu domba atau provokasi di mana-mana, dari mulut ke mulut atau dari media sosial yang satu ke media sosial yang lainnya seperti halnya berikut Cepat dan mudah menyimpulkan sesuatu, membicarakan isu-isu yang tidak jelas, tidak jujur dengan diri sendiri, menghindar dari konfrontasi.

Dengan adanya kriteria-kriteria adu domba di atas akan ada dampak yang membahayakan, di antara dampak adu domba ialah :

a. Merusak hubungan antara satu dengan yang lain, merusak kerukunan orang lain maupun bangsa
b. Menimbulkan kondisi yang tidak kondusif
c. Mengakibatkan pembunuhan atau konflik antar sesama.

Agar terhindar dari adu domba mari kita resapi bersama cara menjauhi dari adu domba di bawah ini.

  1. Apabila melihat atau mendengar sesuatu, seandainya sesuatu itu disampaikan kepada orang lain akan menimbulkan keburukan, sebaiknya didiamkan saja.
  2. Jauhi orang yang berkata bohong
  3. Apabila ada berita dari seseorang yang meragukan, seyogyanya lebih baik di telusuri dulu kebenerannya
  4. Menanamkan sifat husnudzdzon menghindari sifat suudzon
  5. Membersihkan diri sendiri dari sifat dengki
  6. Mencegah dan menasehati orang yang berbuat namimah

Sahabat yang beriman mari kita jauhi sifat namimah atau adu domba karena adu dumba sifat yang sangat buruk apabila kita lakukan, karena mempunyai dampak yang sangat berbahaya pada diri sendiri, orang lain maupun bangsa. Semoga kita di jauhkan dari sifat adu domba Amin. Wallohu a’lam bis showab. (Chairil Vicar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *