Terdampak Refocusing, Program Pugar Diskan Sampang Batal Dinikmati Petani Garam

Terdampak Refocusing, Program Pugar Diskan Sampang Batal Dinikmati Petani Garam
Foto Ilustrasi petani garam by pixabay.com

Harapan petani garam di Kabupaten Sampang untuk menerima program Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (PUGAR) tahun anggaran 2021 kandas. Pasalnya, anggaran miliaran rupiah untuk kegiatan peningkatan produksi garam tersebut ditarik oleh Pemerintah Pusat.

Kabid Perikanan dan Budi Daya Dinas perikanan (Diskan) Sampang Moh. Mahfud mengatakan, tahun ini pihaknya memang memiliki program pugar. Akan tetapi, program tersebut tidak bisa dilanjutkan sebab anggarannya sudah ditarik pemrintah pusat.

“Semua program pugar untuk tahun ini gagal akibat refocusing anggaran sebesar 2 miliar rupiah,” ungkapnya kepada salsabilafm.com, Kamis (26/8/2021).

Mahfud menjelaskan, bahwa sebagian dana pugar tersebut sebelumnya sudah terserap. Misalnya, perencanaan dan sosialisasi kepada penerima dan pihak-pihak terkait lainnya.

“Namun, hanya terserap di alokasi perencanaan dan sosialisasi anggarannya sekitar Rp 200 juta,” terangnya.

Menurutnya, tahapan untuk program pugar tersebut sebenarnya masih panjang, dengan demikian sangat disayangkan apabila program tersebut harus ditiadakan. Sebab, sangat membantu para petani dalam meningkatkan produksi dan kualitas garam.

“Program tersebut bukan hanya untuk satu jenis kegiatan melainkan banyak item yakni, integrasi lahan, normalisasi saluran air, peningkatan jalan produksi, bantuan geomembran dan ongkos angkut yg dipusatkan di kecamatan sreseh,” tutupnya. (Mukrim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *