Pengurus KONI Sampang Dikukuhkan, Bupati Sampang : “Jangan Ada Miskomunikasi”

Pengurus KONI Sampang Dikukuhkan, Bupati Sampang : "Jangan Ada Miskomunikasi"
Berkesan : Bupati H. Slamet Junaidi menyerahkan bendara KONI terhadap ketua terpilih

Pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur untuk masa bhakti tahun 2020 -2024 resmi dikukuhkan, Senin (18/01/2021).

Kegiatan yang bertempat di Pendopo Trunojoyo Sampang ini, dihadiri Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, Forkopimda,  Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat, dan perwakilan 20 Cabang Olahraga (Cabor).

Ketua KONI Sampang H. Abdul Wasik menyampaikan rasa terimakasihnya serta menyatakan secara aklamasi pada 20 Desember 2020, ia mendapatkan dukungan dari 20 anggota KONI Kota Bahari, sehingga terpilih sebagai Ketua KONI Sampang.

Menurutnya, jabatan Ketua KONI Sampang merupakan amanah yang membanggakan, akan tetapi juga sebagai tantangan agar bisa membawa KONI semakin baik.

“Dilihat dari prestasi penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi  (Porprov) Jatim, peringkat Kabupaten mengalami kenaikan,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dalam rangka mewujudkan visi misi Sampang Hebat Bermartabat perlu melakukan inovasi untuk meningkatkan peringkat Sampang pada Porprov 2022 di Jember Raya.

“Inovasi yang akan kami laksanakan, penandatanganan nota kesepahaman dengan Poltera, Disdik, Kemenag, Cabang Disdik Wilayah Sampang, Asosiasi Desa Kabupaten Sampang,” paparnya.

Pengurus KONI Sampang Dikukuhkan, Bupati Sampang : "Jangan Ada Miskomunikasi"
Berwibawa : Pesan Bupati tehadap ketua terpilih

Sementara itu Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, dalam sambutannya, sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, dan berharap target yang ingin dicapai pada tahun berikutnya bisa tercapai.

“Dari 48 Cabor yang diperlombakan Nasional, Sampang baru 20 cabor yang bisa mengikuti, kedepan KONI harus punya inovasi bagaimana mengembangkan Cabor-Cabor baru di Sampang,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya mengharap KONI sebagai pembina dari seluruh Cabor harus bisa mengayomi Cabor yang ada di Kota Bahari.

“Jangan sampai ada cabor yang di anak tirikan, seluruh cabor harus bisa komunikasi dengan KONI, dan KONI juga harus bisa komunikasi dengan seluruh Cabor,” lanjutnya.

Disampaikan pula, pada kepengurusan KONI sebelumnya, pihaknya banyak menemukan mis-komunikasi antara KONI dan Cabor.

“Bagaimana cabor kita mau berkembang, mencapai prestasi kalau sudah mis dengan KONI Sampang, kami siap mensupport, namun ntuk mencapai target harus punya 10 inovasi,” tekannya. (Abaz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *