Nasib Guru Honorer di Hari Guru Nasional 2020 – Pandemi Covid-19

Nasib Guru Honoror di Hari Guru Nasional 2020
Ach. Mughoffir, Ikhlas mengajar di tengah pandemi

Untuk mengetahui nasib Guru Honorer atau Non – PNS semasa pandemi Covid-19, salsabilafm.com mendatangi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Sampang untuk menemui salah satu guru honorer disana. Rabu (25/11/20) pagi.

Setibanya di SMP Negeri 1 Sampang, Ach. Mughoffir, seorang guru pengajar Al-Qur’an berkenan dijumpai dan memberikan keterangan terkait apa yang dia rasakan sebagai guru honorer pada saat pandemi.

“Kehidupan sebagai guru honorer di masa pandemi ini saya rasa sangat memprihatinkan sekali, apalagi dalam masalah ekonomi,” ungkapnya kepada salsabilafm, Rabu (25/11).

Karena menurutnya, akibat sistem pembelajaran di masa pandemi, dirinya mendapat tambahan jam mengajar sedangkan di sisi lain upah dari pengabdian yang ia lakukan malah semakin kecil.

“Saya rasa tidak seimbang, karena pekerjaan ditambah sedangkan penghasilan makin dikurangi. Pada masa normal dari 4 kali tatap muka dalam seminggu gaji saya Rp. 500 ribu, sekarang full seminggu tapi gajinya Rp. 250 ribu,” keluhnya.

Kendati demikian, guru yang juga aktif di dunia kepramukaan itu mengaku tetap ikhlas mengajar, karena baginya tugas sebagai seorang pendidik merupakan kewajiban yang tidak bisa ditinggalkan.

Diakui, ia sempat mencoba mencari pekerjaan lain di masa pandemi, namun ia akhirnya memutuskan untuk bersabar dan tetep ikhlas melaksanakan kewajiban sebagai seorang guru.

Lebih lanjut, di Hari Guru Nasional ini dia berharap ada perhatian lebih dari pemerintah kepada guru honorer. “Kami berharap bisa mendapatkan penghasilan yang sesuai dengan kualitas pekerjaan kami,” harapnya. (Romi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *