Khawatir Hama, Disperta Sampang Siapkan Obat Hama Gratis Bagi Petani

Khawatir Hama
Telaten, Petani Kecamatan Kamuning Sampang saat menanam padi. Foto : Mukrim

Memasuki musim tanam pertama pada bulan November 2020, sejumlah petani Kabupaten Sampang mengaku khawatir akan serangan berbagai jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) seperti wereng, keong mas, belalang, dan tikus.

“Kami khawatir tanaman padi yang baru berumur 15 hingga 20 hari tersebut rusak dan mati akibat dimakan hama,” kata Matruji (43) seorang petani desa di wilayah Kecamatan Kamuning, Kabupaten Sampang, Selasa(17/11/20).

Menanggapi hal tersebut Plt Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Sampang, Suyono, mengatakan bahwa pihaknya telah menyediakan obat hama gratis (Pestisida) bagi para petani yang saat ini mulai menanam padi.

Jika ingin mendapatkan obat gratis tersebut, para petani diminta untuk langsung datang ke Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Sampang guna melaporkan kendala yang dialami kepada petugas.

Para petani juga diminta menjabarkan luas lahan yang dimiliki agar dapat memperkirakan jumlah obat yang dibutuhkan.

“Termasuk jenis obat yang diberikan, sebab setiap hama obatnya berbeda,” terang Suyono, Selasa (17/11).

Ia juga menjelaskan serangan hama terhadap tanaman padi hampir merata di seluruh wilayah kecamatan Kabupaten Sampang. Namun, yg paling dominan hanya dua kecamatan yaitu, kecamatan Kedungdung dan Jrengik.

“Jadi untuk para petani saling menjaga lahannya masing-masing, jika membutuhkan obat hama silahkan datang ke Kantor Disperta Sampang,” himbaunya. (Mukrim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *