Karena Covid-19, Keberangkatan Calon Pekerja Migran Asal Sampang Tidak Bisa Dilakukan

Karena Covid-19, Keberangkatan Calon Pekerja Migran Asal Sampang Tidak Bisa Dilakukan
Kantor Balai Latihan Kerja (BLK) Sampang, Selasa (12/1/21)

Pemberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sampang, Madura, Jawa Timur untuk tahun 2021 belum bisa dilakukan karena masih dalam masa pandemi Covid-19.

Hai itu menyebabkan negara penerima PMI menutup akses kedatangan sehingga Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Diskumnaker) Sampang tidak bisa melakukan proses pemberangkatan.

Kepala Seksi (Kasi) Penempatan Tenaga Kerja Diskumnaker Sampang, Agus Sumarso menjelaskan setelah nanti dibuka akan dilakukan test terlebih dahulu, dan juga tergantung jumlah Job Order perusahaan yang akan menerima.

“Perusahaan itu nanti kesini, membuat rekomendasi bahwa sudah ada job order untuk jurusannya, ada pertukangan, cleaning service, perhotelan, rumah makan, itu job order yang mereka tawarkan,” ucap Agus, Selasa (12/01/2021).

Dijelaskan negara tujuan PMI paling banyak ke Malaysia, selain itu ada Arab Saudi, Hongkong, dan Jepang.

Dinformasikan pula, pada tahun 2020 PMI asal Kota Bahari yang meninggal dunia, total yang masuk sebanyak 93 jenazah. Tidak hanya itu, PMI Ilegal yang tercatat terakhir di tahun 2020 sekitar 515 orang.

“Semuanya yang tidak resmi dipulangkan karena tertangkap dan sebagainya,” imbuhnya.

Sedangkan PMI resmi, menurutnya masih belum ada yang dipulangkan karena masih dalam masa kontrak kerja yang biasanya berdurasi 2 tahun.

“Untuk jumlah PMI resmi yang tercatat telah diberangkatkan sebelum mewabahnya Covid-19 sekitar 38 orang. Habis itu tidak ada lagi pemberangkatan,” tutupnya. (Abaz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *