Idap Epilepsi, Bocah di Pulau Mandangin Meninggal Dunia Karena Tenggelam

Idap Epilepsi, Bocah di Pulau Mandangin Meninggal Dunia Karena Tenggelam
Foto ilustrasi by pixabay.com

Seorang bocah berumur 11 tahun asal Pulau Mandangin Sampang, Ahmad Sulthon meninggal dunia diduga karena tenggelam ketika mandi di laut kepulauan setempat, Sabtu (2/7/2022) siang. Korban ditemukan dalam keadaan mengapung di atas permukaan air.

“Kejadiannya sekitar pukul 11 siang, korban saat itu ditemukan dalam keadaan sudah pingsan di laut,” terang Ach. Rojil, perwakilan keluarga korban saat dimintai keterangan oleh salsabilafm.com.

Ach. Rojil mengatakan, korban mempunyai penyakit bawaan (epilepsi) yang kadang kambuh saat beraktivitas. Jasad korban pertama kali ditemukan warga setempat yang berjalan di dekat tempat kejadian perkara (TKP).

“Korban ditemukan mengapung di atas permukaan air laut. Lokasinya di sebelah barat pelabuhan Dermaga Mandangin dari pengakuan warga yang menolong, sepeda dan baju milik korban ditemukan berada di pinggir jalan,” ujar Rojil.

Korban meninggal diduga ada dua kemungkinan. Pertama, akibat kondisi kesehatannya yang kambuh. Kedua sengaja melompat ke laut saat kondisi air laut sedang pasang maksimal.

“Bisa jadi korban sengaja mandi dan tidak bisa berenang karena mungkin penyakitnya kambuh, karena korban saat itu dalam kondisi sendirian,” ungkapnya.

Korban sempat mendapat pertolongan pertama dari tukang becak usai dievakuasi dari tengah laut. Namun karena korban tidak bisa bernapas maka langsung dilarikan ke Puskesmas setampat.

“Ditangani tiga nakes, tetapi nasib berkata lain korban tidak tertolong dan meninggal dunia,” tutupnya. (Romi)

Leave a Reply

Your email address will not be published.