Harga Cabai Rawit Tembus Ratusan Ribu Rupiah, Ini Kata Emak Emak Sampang !

Harga cabai rawit melonjak naik menembus angka ratusan ribu perkilogram. Pasalnya, tak sedikit emak-emak mengeluh atas naiknya harga salah satu komoditas rempah tersebut.

Tercatat, pada sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Sampang kenaikan harga cabai bertahap, mulai dari Rp. 80-120 ribu per kilogram.

“Pokoknya harganya sudah sama dengan rasanya mas, sama-sama pedas,” ujar maimuna (32) salah satu pedagang komoditas rempah di pasar Rakyat Rong Tengah Sampang.

Pedas harga cabai juga ikut dirasakan salah seorang pemilik rumah makan bebek songkem di Jalan Pajudan Sampang, Siti maryamah (43) mengatakan, bila harga cabai terus naik tidak menutup kemungkinan pihaknya akan menaikkan harga jualannya.

“Kita harus memutar otak untuk mengantisipasi mahalnya harga cabai di pasar, entah itu dengan mengurangi jumlah cabai atau manaikkan harga makanannya,” ujarnya .

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Dinas Perdagangan Diskopindag Sampang, Sapta Nuris Ramlan mengatakan, Faktor kenaikan harga cabai lebih karena supply and demand, cuaca dan perubahan musim.

“Kenaikan yang seperti itu sudah permasalahan klasik, bahkan bukan hanya cabai, bawang merah putih pun ikut naik mulai dari awal Januari kemarin. Sekarang ini kan masih musim hujan jadi sangat rentan untuk busuk,” jelasnya.

Ia tudak dapat memastikan kapan kenaikan harga bahan pokok akan berakhir. Namun ia memprediksi kenaikan harga bahan pokok akan berlangsung sampai bulan Ramadan. (Mukrim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *