Harga Cabai Rawit di Pasar Srimangunan Sampang Tembus 90 Ribu Per Kilogram

Harga Cabai Rawit di Pasar Srimangunan Sampang Tembus 90 Ribu Per Kilogram
Telaten : Para pedagang komoditas rempah menjalankan aktivitasnya

Harga cabai rawit di pasar tradisional Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur melonjak naik. Salah satunya di pasar Srimangunan Sampang dibandrol Rp. 90 – 100 ribu per kilogram.

Samari (34) salah seorang pedagang menyebutkan, saat ini harga cabai keriting mencapai Rp. 80 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp. 40 – 45 ribu per kilo.

Sedangkan untuk cabai rawit, saat ini harganya mencapai Rp. 90 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp. 50 ribu per kilogram.

Menipisnya persediaan akibat tingginya intensitas hujan beberapa bulan terakhir diduga menjadi penyebab meroketya harga cabai.

“Banyak petani yang gagal panen karena hujan. Kalau pun panen, cabainya kurang bagus kualitasnya, makanya persediannya terbatas,” ujarnya, Kamis (14/1/2021).

Di sisi lain, Nur Aini (30) salah satu pembeli cabai mengatakan, meski harga meroket tajam, mau tidak mau ia tetap harus membeli cabai karena sudah termasuk kebutuhan pokok sehari-hari.

“Yah mau gimana lagi, walau mahal tetap saya beli, meski saat ini sulit mendapatkan cabai kualitas bagus,” tutur Nur.

Terpisah, Kasi Informasi Perindustrian dan Perdagangan Disperdagprin Sampang, Busar Wibisono tidak membantah adanya lonjakan harga cabai di pasaran.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab tingginya harga cabai. salah satuannya faktor cuaca.

Pasalnya, tingginya intensitas hujan membuat beberapa panen mengalami kendala dan kegagalan panen, baik petani lokal maupun petani daerah pemasok.

“Kebutuhan pangan kita, secara umum aman, hanya karena cuaca kurang mendukung jadi sebagian harga komoditi tertentu seperti cabai dan kedelai mengalami kenaikan,” pungkasnya. (Mukrim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *