Gerombolan Tikus Persoalan Utama Petani, Berikut Tanggapan Dispertan Sampang

Warga Dusun Tattat, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang , Kabupaten Sampang mengeluhkan tanaman padi mereka diserang gerombolan tikus.

Pasalnya, tikus sawah (Rattus Argentiventer) itu merupakan hama utama tanaman padi yang susah untuk dikendalikan.

Keluhan terkait persoalan yang dihadapi petani ini salah satunya diungkapkan Moh toni (51) warga kelurahan gunung sekar Kecamatan Sampang.

Menurutnya yang menjadi masalah petani di musim tanam padi saat ini adalah serangan hama tikus.

“Tanamam padi saya saja yang berumur sekitar dua bulan sudah rusak dimakan batangnya oleh tikus, apalagi nanti kalo sudah berbiji,” ujarnya, Selasa (26/1/2021).

Berbagai macam cara, kata Toni, sudah dilakukan oleh petani untuk membasmi tikus, seperti halnya menggunakan obat pembasmi hewan pengerak itu.

Toni dan para petani lainnya berharap ada solusi dari Pemerintah Kabupaten Sampang. Sebab, tanaman padi adalah harapan bagi petani sebagai kebutuhan pokok.

Sementara Suyono selaku Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Sampang menyebut hama tikus bukan hal yang baru untuk tanaman padi.

“Nanti kita akan bantu dari obat-obatan pembasmi hama yang ada di Kantor (Dispertan),” katanya.

Perihal obat pembasmi hama tikus, tambah Suyono, ada cara lain yang bisa digunakan oleh petani tanpa menunggu bantuan dari pemerintah daerah.

“Namaya Pertalite. Itu dituangkan dalam botol, terus tutupnya dilubangi. Tinggal taruh di tengah tanaman padi, mencium baunya saja nanti mati tikus itu,” terangnya.

Sementara, lanjut Suyono, Dispertan Sampang akan melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap tanaman padi di Desa Pamolaan melalui data Kelompok Tani.

“Seperti berapa luasnya tanaman padi yang ada di sana. Terima kasih atas informasinya Mas,” pungkas Suyono. (Mukrim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *